Home Hukum dan Kriminal Mantan Kepala BJB Semarang Dituntut Enam Tahun Penjara

Mantan Kepala BJB Semarang Dituntut Enam Tahun Penjara

Bank BJB/Ilustrasi

Semarang, 5/1 (Beritajateng.net) – Mantan Kepala Bank Jabar Banten Cabang Semarang Hadi Mulyawan dituntut hukuman enam tahun penjara dalam kasus kredit fiktif senilai Rp24 miliar.

Jaksa Penuntut Umum Agus Prastowo dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Senin, juga menuntut terdakwa agar membayar denda sebesar Rp500 juta yang jika tidak dibayar maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama enam bulan.

Jaksa menilai terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 19999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Menyatakan terdakwa bersalah, meminta majelis hakim yang menyidangkan kasus ini menjatuhkan hukuman enam tahun penjara,” katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Hastopo.

Atas tuntutan tersebut, hakim memberi waktu sepekan kepada terdakwa untuk menyiapkan pembelaan.

Sidang selanjutnya akan digelar pada 12 Januari 2015 untuk mendengarkan pembelaan terdakwa.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi di Bank Jabar Banten tersebut berawal dari laporan Otoritas Jasa Keuangan Regional IV Semarang.

Dugaan korupsi tersebut menggunakan modus pengajuan kredit yang dilakukan oleh 33 perusahaan fiktif ke BJB Cabang Semarang dengan total nilai hingga Rp24 miliar.

Selain terdakwa Hadi Mulyawan, perkara korupsi ini juga menyeret Direktur PT Indonesia Antique Wahyu Anggono yang diadili dalam sidang terpisah.(ant/BJ02)

Advertisements