Home Headline Mantan Kades di Blora Ditahan Kejari, Diduga Menggunakan Uang Desa

Mantan Kades di Blora Ditahan Kejari, Diduga Menggunakan Uang Desa

277
Kejaksaan Negeri Blora

BLORA, 6/8 (BeritaJateng.net) – Kejaksaan Negeri Blora Kamis (6/8) menahan mantan Kepala Desa Kebonharjo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sumadi, mantan Kades Kebonharjo itu, diduga menyelewengkan dana desa untuk memperkaya diri sendiri, atau korupsi dana desa tahun 2018 hingga 2019.

Pada Rabu (5/8) kemarin Sumadi dimintai keterangan untuk proses penyidikan, setelah ia menjadi tersangka yang telah dinyatakan P21.

Kasi Pidana Khusus Kejari Blora, Rendy Indro Nursasongko mengungkapkan, selama penyidikan dan ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian, yang bersangkutan tidak ditahan.

Namun setelah dilimpahkan ke Kejari Blora dan sudah diputuskan, tersangka Sumadi selanjutnya ditahan selama 20 hari ke depan.

“Ini sudah tahap dua pelimpahan tersangka dan Barang Bukti dari penyidik polres blora. Kami lakukan penahanan, dan titip di rutan polres blora,” Ucap Rendy Indro Nursasongko (Kamis, 6/8/2020).

Ia menambahkan atas perbuatanya itu, Negara mengalami Kerugiaan sebesar Rp. 279.763.198. Saat ini sementara tersangka dititipkan di Rutan Polres Blora selama 20 hari ke depan. Terhitung sejak 4 Agustus hingga 23 Agustus mendatang.

“Ini tadi pelimpahan tahap kedua. Untuk jadwal sidang ini masih menyusun dakwaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit 1 Polres Blora, Ipda Suhari mengaku, tersangka diduga melakukan perbuatan melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain dengan penyelewengan dan penyalahgunaan kewenangan dalam penggunaan dana keuangan Desa Kebonrejo tahun 2018 hingga 2019.

Uangnya sendiri digunakan untuk maju dalam Pilkades 2019 lalu. Namun dalam kontestasi pemilihan tersebut yang bersangkutan kalah. Dan hingga saat ini juga belum dikembalikan.

“Modusnya, tersangka mengambil uang yang sudah dalam rekening desa. Sebesar Rp 279.763.198. Setelah dilakukan pemeriksaan Inspektorat diambil lagi. Uang tersebut juga tidak dikembalikan lagi,” paparnya. (Her/El)