Home Headline Mantan Anggota TNI AL Suplai Peredaran Uang Palsu di Banyumas

Mantan Anggota TNI AL Suplai Peredaran Uang Palsu di Banyumas

245
0
Polres Banyumas amankanuang palsu.
          Purwokerto, 8/1 (BeritaJateng.net) – Ratusan lembar uang palsu (upal) berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Banyumas. Uang pecahan Rp 100 ribuan yang di duga palsu sebanyak 132 lembar atau senilai Rp 13.200.000 serta uang mainan pecahan Rp 100 ribuan sebanyak 509 lembar disita dari tangan tersangka, Abidin (58). Warga Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Uang palsu tersebut disuplai oleh JM (45) warga Sidoarjo Jatim yang juga mantan anggota TNI Angkatan Laut.
            Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, modus operansi yang digunakan tersangka yaitu dengan membelanjakan uang palsu tersebut ke warung-warung kecil dan ke SPBU. Setelah dilakukan pengintaian, tersangka kemudian ditangkap pada Selasa (2/1) malam di perlintasan Kereta Api (KA) Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat.
            ʺUang palsu tersebut digunakan tersangka untuk membeli rokok dan keperluan lainnya di warung-warung kecil, kemudian membeli BBMdi SPBU. Kemudian ada warga yang melapor dan tim dari Sat Reskrim segera menindaklanjutinya,ʺ kata Kapolres Bambang Yudhantara, Senin (8/1).
            Saat ditangkap, tersangka sedang membeli rokok di warung dekat perlintasan KA Pasirmuncang. Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 48 lembar uang palsu di kantong celana tersangka. Uang palsu tersebut dalam pecagan Rp 100 ribuan.
            Petugas kemudian menggeledah rumah tersangka dan menemukan upal seratus ribuan sebanyak 84 lembar, atau senilai Rp 8,4 juta yang belum diedarkan tersangka. Dari pengakuan tersangka, ia mendapatkan uang palsu tersebut dengan cara membeli dari kenalannya di Kecamatan Lumbir. Total sudah ada Rp 20 juta upal yang dikantongi tersangka.
            Atas pengakuan tersangka, keesokan harinya polisi kemudian menangkap Madsujadi (54), warga Kecamatan Lumbir  yang disebut sebagai penyuplai uang palsu.  Saat dilakukan penangkapan, polisi menemukan uang palsu pecahan seratus ribuan sebanyak 1.107 lembar atau senilai Rp 110.000.700 serta uang palsu ringgit Malaysia sebanyak 800 lembar.
            Dari pengembangan kasus, polisi kemudian menangkap JM (45), warga Sidoarjo, Jawa Timur yang juga menjadi penyuplai uang palsu kepada tersangka Madsujadi. JM merupakan mantan anggota TNI AL dan ditangkap petugas di Terminal Baturaden.
            ʺTiga tersangka ini kita jerat dengan Pasal 36 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang RI nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang,ʺ kata Kapolres. (yit/El)