Home Hukum dan Kriminal Mangkal, Enam PSK Digaruk Satpol PP

Mangkal, Enam PSK Digaruk Satpol PP

Perempuan Pekerja Seks Komersial yang berhasil diamankan Satpol PP di sejumlah kawasan di Kota Semarang.
Perempuan Pekerja Seks Komersial yang berhasil diamankan Satpol PP di sejumlah kawasan di Kota Semarang.
Perempuan Pekerja Seks Komersial yang berhasil diamankan Satpol PP di sejumlah kawasan di Kota Semarang.

Semarang, 6/10 (BeritaJateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menggelar operasi yustisi terhadap wanita tunasusila yang mangkal di sepanjang jalan Imam Bonjol, Jalan Pemuda, Kawasan Stasiun Poncol dan Tawang, Senin dini hari sekitar pukul 24.00 WIB.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir mengatakan, operasi yustisi yang digelar bertujuan untuk menertibkan kawasan sejumlah jalan protokol yang kerap jadi tempat mangkal puluhan perempuan tunasusila.

“Kita sisir di beberapa kawasan, namun mereka (tunasusila,Red) keburu lari tungganglanggang melihat kehadiran Satpol PP. Akhirnya hanya enam wanita tunasusila yang berhasil diamankan,” katanya.

Menurutnya, kebanyakan Pekerja Seks Komersil (PSK) yang diamankan berasal dari luar kota seperti Banyumas, Purwodadi, Pati, kabupaten Ungaran dan kota sekitar lainnya.

Salah satu tunasusila, Ajeng (25) mengaku terpaksa menjual diri lantaran bingung harus mencari pekerjaan karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Aslinya dari Banyuwangi, sempat kuliah di salah satu universitas di Banyuwangi sampai semester empat, namun kemudian mengambil cuti sejak 2012 dan bekerja di Semarang,” ujar Ajeng.

Ia mengaku beroperasi menjajakan diri dengan menggunakan motor Mio yang ia sewa Rp. 50ribu permalam dari penjaga Hotel Kudus di Jalan Imam Bonjol, Semarang.

“Penghasilan saya ndak banyak, sehari paling dua pelanggan, itu juga kalau bersih penghasilan Rp. 100ribu-200ribu saja,” ungkapnya.

Keenam wanita pekerja seks komersil ini selanjutnya dibawa ke Panti Wanita Utomo di Kota Solo. (Bj05)