Home Life Style Malam Satu Suro, Para Seniman Gelar Ritual Mandi Di Sendang TBRS

Malam Satu Suro, Para Seniman Gelar Ritual Mandi Di Sendang TBRS

Sendang wareng di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

SEMARANG, 20/9 (BeritaJateng.net) – Memperingati malam 1 Suro, kelompok seniman Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) menggelar peringatan mandi di sendang. Dalam kegiatan, diisi berbagai pertunjukan kesenian baik dari seniman lokal Semarang, hingga dari Kota Surakarta. Acara digelar sore ini, Rabu (20/9) mulai pukul 16.00 WIB di TBRS Jalan Sriwijaya.

Penggagas kegiatan, Widyo Leksono alias Babahe mengatakan, tradisi Suronan yang menjadi kearifan lokal akan diusung serangkaian kegiatan menarik. Isu perihal kebutuhan air di Kota Semarang masih disorot, mengingat air menjadi sumber penghidupan bagi sebagian besar umat.

Tak hanya soal tradisi mandi di Sendang Mintoloyo, seserahan pangan juga akan dirayakan sebagai bentuk wujud syukur atas pemberian alam. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan performa art soal bumi dan manusia di Plataran Ki Narto Sabdo, dilanjutkan arak-arakan seserahan pangan untuk para pengunjung.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pementasan dari berbagai komunitas, seperti tari tradisional, pantomim, hingga lawakan dari para pegiat teater. Dalam acara puncak, pukul 23.30 WIB akan digelar ritual mandi air Sendang Mintoloyo. Tirakat tersebut menjadi tahun kedua peringatan Suronan di TBRS.

“Jika memungkinkan, ini akan menjadi tradisi bersama membangkitkan kearifan lokal di Semarang. Kami peduli dengan lingkungan,” terang Babahe.

Pesan-pesan moral pelestarian lingkungan dalam kegiatan tersebut akan dikemas secara menarik.

Ia berharap, akan ada banyak kegiatan seni lainnya yang selama ini sudah eksis di TBRS. (BJ/EL)