Home Ekbis Mahasiswi Asal Blora Manfaatkan Pelepah Pisang Jadi Makanan Lezat

Mahasiswi Asal Blora Manfaatkan Pelepah Pisang Jadi Makanan Lezat

431
Mahasiswi Asal Blora Manfaatkan Pelepah Pisang Jadi Makanan Lezat

BLORA, 12/10 (BeritaJateng.net) – Pandemi covid 19 tak menyurutkan warga untuk berkreasi dan berinovasi. Seperti yang dilakukan salah satu mahasiswi di Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, Blora, Jawa Tengah.

Amelia Diaz Dwi Rahayu (19 ), seorang mahasisiwi semester V disalah satu Universitas di Semarang ini, mampu mengubah pelepah (Gedebog) pisang menjadi sebuah makan nan lezat dan tak berbahaya untuk dikonsumsi.

Sejak tiga bulan yang lalu saat pandemi covid 19, seluruh kegiatan dihentikan. termasuk kuliah juga diliburkan untuk tatap muka.

Saat itulah Amelia mulai membuat pelepah pisang, yang semula tidak berguna diolah menjadi makanan yang lezat sibeei nama Keripik Gedebog (Pelepah).

Dengan bimbingan petugas lapangan dari Dinas Pemuda Olahraga (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, melalui Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda (PKKP) ia mengembangkan usahanya ini hingga tembus sampai Jepang.

“Bahanya mudah didapat, kita ambil gedebog (pelepah) pisang gablok (pisang untuk makan burung), kita ambil dalamnya,” ucap Amelia kepada media (Senin, 12/10/2020)

Gedebog yang sudah diambil dalmnya itu, direndam dulu dengan garam dan gamping selama 24 jam, untuk menghilangkan getahnya.

Kemudian baru dilapisi dengan tepung kripik, lalu digoreng. Setelah digoreng baru diberi rasa. Ada rasa Balado, ekstra pedas, Barbeque, jagung bakar dan original.

“Untuk pemasaranya kita baru melalui online, alhamdulillah sudah sampai Jepang, padang, jawa barat, Semarang dan lokal Blora,” jekasnya.

Menurutnya, kripik Gedebog pisang miliknya ini, sudah di uji Laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora hasilnya tidak berbahaya untuk di konsumsi.

“Sudah pernah di uji di Dinkes, hasilnya tidak berbahaya. Untuk kandunganya sudah saya bawa di Laborat kampus belum ada hasilnya karena masih libur pandemi,” katanya.

Alumni SMA Negeri 2 kini sudah memiliki penghasilan sendiri dengan dibantu adik dan rekanya ia bisa mengahisilkan uang tiap bulanya rata rata satu setengah juta hingga dua jutaan.

Setelah nanti ijin Produksi Pangan – Industri Rumah Tangga (P-IRT) nanti keluar ia akn mengembangkan ke Toko dan Swalayan.

Ketua Persatuan Wartwan Blora (PWI) Kabupaten Blora Wahono, mengapresiasi inovasi anak muda ini. Ia sudah mencicipi keripik gedebog pisang buatan Amelia.

“Enak ternyata, saya sangat bangga ditengah pandemi covid 19 ini, ada anak muda seperti Amelia mau dan mampu berinovasi,” katanya sambil menunjukan kripik gedebog pisang. (Her/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen + 9 =