Home News Update Mahasiswa UMK Dibekali Skill Kepemimpinan dan Komunikasi

Mahasiswa UMK Dibekali Skill Kepemimpinan dan Komunikasi

136
0
Pelatihan peningkatan kapasitas di bidang kepemimpinan dan komunikasi yang digelar PKPA UMK
          KUDUS, 29/12 (BeritaJateng.net) – Selama empat hari, 27 – 30 Desember, Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) Universitas Muria Kudus (UMK), menggelar ”One Day Training of Leadership and Communication Skill”.
          Acara yang dilangsungkan di Aula Masjid Darul Ilmi Kampus UMK, itu ini dibuka langsung oleh Rektor Dr. Suparnyo SH. MS. didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Rochmad Winarso ST. MT.
          Menurut ketua PKPA UMK, Farid Noor Romadlon S.Pd. M.Pd., diselenggarakannya training tersebut, dengan bertujuan memberi bekal kemampuan (skill) kepada para mahasiswa di bidang kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa.
         Dia mengemukakan, pelatihan ini diikuti sekitar 157 peserta, yang dibagi dalam empat gelombang. Para peserta yang ikut dalam kegiatan ini pun sangat antusiasi, karena mereka mengikuti pelatihan atas keinginan sendiri, bukan penunjukan dari Program Studi (Prodi) atau Fakultas.
          ‘’Pelatihan yang diinisiasi PKPA ini diagendakan digelar tiga tahap. Tahap pertama fokus pada peningkatan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi, tahap kedua diarahkan pada peningkatan potensi akademik dan membuat lamaran kerja, sedang tahap tiga yaitu membekali mahasiswa mengenai wawancara kerja,’’ terangnya.
           Dr. Suparnyo mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan yang digelar PKPA ini. ‘’Pelatihan seperti ini sangat penting, untuk membekali mahasiswa dengan soft skill, sehingga memiliki daya saing. Dengan daya saing, mereka akan siap menghadapi dunia kerja setelah lulus,’’ ujarnya.
          Syarifuddin, salah satu peserta, tertarik mengikuti pelatihan ini, karena ingin meningkatkan kemampuannya di bidang komunikasi. ‘’Ingin belajar komunikasi yang baik, sehingga bisa memperluas jaringan (link),’’ kata mahasiswa Prodi Ilmu Hukum itu.
          Peserta lain, Nandia Lurul Lita, mengikuti pelatihan ini karena dinilai sangat sesuai dengan keilmuan yang ditekuni di Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). ‘’Sebagai calon guru, komunikasi yang baik tentu sangat dibutuhkan,’’ tuturnya. (Bj/El)