Home News Update Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung Isi Ramadhan dengan Workshop Membuat Film

Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung Isi Ramadhan dengan Workshop Membuat Film

297
Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung Isi Ramadhan dengan Workshop Membuat Film
Pati, 11/5 (BeritaJateng.net) – Menggandeng Omah Dongeng Marwah (ODM) Kudus, Mahasiswa STIBI (Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam) Syekh Jangkung Pati menggelar Workshop Membuat Film, Jumat (10/05).

Kegiatan yang dilakukan di Kampus STIBI Syekh Jangkung tersebut, diikuti oleh puluhan mahasiswa Prodi (SKI) Sejarah Kebudayaan Islam.

ODM sendiri merupakan terdiri dari kumpulan anak-anak dan remaja-remaja kreatif, yang kini telah berhasil membuat film edukatif, dan telah tayang juga diapresiasi oleh Kemendikbud, melalui salah satu karyanya yang berjudul ‘Mata Jiwa’, di akhir 2018 lalu. Anak-anak ODM, kini juga menyiapkan produksi karya film-film lainnya.

Kegiatan berlangsung hingga sore, dengan berbagai materi yang menarik, diantaranya manajemen produksi, teknik pembuatan skrip, teknik make-up artis dan wardobe, teknik pengambilan gambar dan praktik penggabungan dari keseluruhan materi, dan menyusul editing video.

Abdul Mufid, Wakil Ketua III STIBI menyampaikan bahwa saat ini perkembangan produksi dunia perfilman di Indonesia sudah kian baik, melalui kegiatan ini, mahasiswa, setidaknya mendapat gambaran sedikit maupun banyak, untuk dapat memproduksi film, yang dimulai dari film pendek.

“Untuk follow up, nantinya mahasiswa ‘kudu’ membuat film yang sifatnya adalah tontonan yang tentunya menjadi tuntunan (mendidik) di kalangan remaja,” pesannya, sembari membuka jalanya workshop.

Senada dengan Mufid, Kaprodi SKI, Edy Supratno, mengaku berharap mahasiswanya dapat menyuguhkan suatu film yang memberikan pesan tersendiri terhadap sesuatu.

“Pegunungan Kendeng merupakan alam yang paling dekat dengan kampus kita, misalnya, kalau kita membuat film pendek dengan mengupas manfaat kendeng bagi masyarakat, itu menjadi sebuah karya yang bermanfaat dan memberi pesan tentunya,” terangnya.

“Lebih-lebih kalau mahasiswa ingin mengenal dunia perfilman lebih dalam, kuncinya, yakni komitmen terhadap waktu, memproduksi film itu butuh kekompakan dan keseriusan,”¬†ujarnya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here