Home Headline Mahasiswa KKN Undip Lestarikan Lingkungan Melalui Bank Sampah

Mahasiswa KKN Undip Lestarikan Lingkungan Melalui Bank Sampah

333

SEMARANG, 11/2 (Beritajateng.net) – Untuk menjaga kelestarian lingkungan dari sampah plastik, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang di Desa Truko, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang menghidupkan kembali Bank Sampah di desa tersebut. Selain kelestarian lingkungan, dengan Bank Sampah masyarakat juga akan bertambah kesejahteraannya.

Desa Truko sebenarnya sudah memiliki Bank Sampah, namun selama ini vakum karena bangunan Bank Sampah di desa tersebut roboh terkena angin Puting Beliung beberapa waktu yang lalu. Dengan dihidupkan kembali Bank Sampah diharapkan masyarakat akan terbiasa memilah sampah organik dan unorganik.

“Rangkaian kegiatan penghidupan kembali bank sampah ini meliputi pemaparan materi dasar dan konsep besar bank sampah, pembentukan kembali struktur organisasi bank sampah, serta pembangunan kembali bangunan Bank Sampah,” ungkap Kordes KKN Desa Truko, Rehal Rahmaddin, Selasa (11/2).

Lebih lanjut Mahasiswa Sastra Jepang FIB ini menjelaskan, Langkah awal menhidupkan kembali Bank Sampahdi Desa Truko akan dilakukan di Dusun Truko Krajan. Setelah itu akan diikuti dengan pembangunan Bank Sampah di dusun dusun lainnya.

“Bank Sampah di Dusun Truko Krajan ini sebagai percontohan bagi dusun lainnya,” jelasnya.

Program bank sampah, lanjut Rehal, terdiri dari kegiatan berupa pemilahan , penimbangan, pencatatan serta pengangkutan. Setiap rumah tangga sudah diberikan arahan untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu plastik, kertas, besi, kaca, dan logam. Masing-masing jenis sampah memiliki harga yang beragam per-kilonya.

“Saya menyebar karung ke rumah-rumah warga sebagai tempat sampah anorganik. Kemudian setelah 1-2 minggu saya keliling ke rumah warga untuk mengambil sampah yang sudah dipilah tersebut, lalu saya bawa ke bank sampah,” bebernya.

Setelah itu, jika sudah terkumpul banyak nantinya ada pengepul yang datang untuk mengambil sampah ini. Keuntungan dari bank sampah ini digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat.

Mahasiwa KKN TIM I Undip Desa Truko terdiri dari Rehal Rahmaddin (FIB/Sastra Jepang), Hasan Basri (FT/Teknik Sipil), Barda Rajaza Musaif (FEB/Akuntansi), Dini Kusumastuti (FKM/Kesehatan Masyarakat), ,Jetri Livia Rindika (FT/Teknik Geodesi), Veronica Chritina Anggraeni (FPP/Peternakan).

(NK)