Home Ekbis Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Kenalkan Desa Wisata Doesoen Kopi Sirap Dengan Beredukasi...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Kenalkan Desa Wisata Doesoen Kopi Sirap Dengan Beredukasi Kopi

647

Semarang 20/12 (Beritajateng.net) –Desa Jambu Dusun Kopi Sirap memiliki produk unggulan berupa kopi yang dikelola oleh Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Rahayu yang berjumlah 4 kelompok. Selain fokus dalam hasil pertanian, di Doesoen Kopi Sirap juga terdapat sebuah kedai kafe yang dikelola oleh karang taruna setempat yang bernama “Wande Kopi”.
Meskipun Minggu (16/12) di landa gerimis, para peserta tetap antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang di selenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang. Edukasi ini bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta yang belum tahu sama sekali tentang kopi sirap, agar mereka tahu apa saja yang berbeda dari kopi sirap itu sendiri.

Peserta yang mengikuti edukasi dari berbagai macam background, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pengusaha kedai kopi.
Sebelum acara edukasi dimulai, peserta disambut dengan tarian khas doesoen sirap “Tari Gadung Melati” yang diiringi dengan gamelan. Selain peserta dapat menikmati tarian dan gamelan khas doesoen sirap, peserta juga diajak untuk belajar Tari Gadung Melati.
“Saya seneng banget bisa ikut menari gadung melati, bisanya saya cuma menari modern dance saja tetapi dengan ikut menari tarian tradisional khas Doesoen Kopi Sirap saya mulai tertarik dengan tarian tradisional” ujar Anggi Ariya pelajar asal Semarang
Awalnya TariGadungMelatibiasanyaberlangsungsaatTradisiSedekahBumidanMerti. Tradisitersebutdilakukanwargasetempatsebagaiwujud rasa syukurmerekaataslimpahanrezekidariTuhan Yang MahaEsamelaluihasilpanenberbagaikomoditaspertanian, khususnya kopi.
“Jujur saja saya cukup tertarik karena Alhamdulillah bisa ikut edukasi. Tidak hanya mengkonsumsi saja tapi juga bisa belajar tentang produksi roasting kopi, kesan pertama saya bahagia dannggak nyangka bisa mendapatkan kejuatan seperti ini” tutur Jati salah seorang peserta asal Ngaliyan.(NG/BJ)