Home Headline Mabuk Miras, Nekat Merampok Konter HP

Mabuk Miras, Nekat Merampok Konter HP

perampokan

Semarang, 6/6 (Beritajateng.net) – Gara-gara terpengaruh minuman keras (miras), Basir Hartadi alias Amir (44) warga Darat Mulyo RT 1 RW 10 Dadapsari, Semarang Utara nekat merampok konter HP. Akibatnya kini ia mendekam di sel tahanan.

Ia bersama dua temannya Ahmad taufik (27), warga Tawang Mas RT 3 RW 4 Kelurahan Tawangmas, Semarang Barat, Gangsar (44) warga Kokrosono Blok D terlibat perampokan terhadap penjual ponsel bekas di jalan Pemuda Semarang, serta melukai pemilik.

“Awalnya saya habis mabuk dari lokalisasi sunan kuning (Sk) habis 7 botol. Pulang ketemu teman diminta menemani untuk mengembalikan HP yang dibelinya karena rusak,” katanya.

Saat di konter, tidak tahu kenapa, terpancing emosi sama penjualnya langsung obrak-abrik lapaknya.

Karena tidak terima atas perlakuannya, pemilik lapak bernama Amad Djumadi (43), Warga Gang Bandeng, Mangkang Wetan, RT01/06, Tugu, langsung acungkan pedang kearahnya.

“Saya tusuk ke orangnya, tapi untungnya tidak kena, melesat samping perut,”jelasnya.

Usai lakukan itu, penjual takut dan menjauh, akhirnya kelima komplotanya memanfaatkan untuk mengambil barang dagangannya yang ditinggal.

“Semua idenya Akbar, saya hanya ikutan saja. Ada 21 ponsel saya bawa, dan sampai sekarang masih disimpan di rumah belum kami jual,” bebernya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan, ketiga pelaku ini semuanya merupakan residivis perampokan sadis. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mengaku dalam kondisi mabuk setelah mengkonsumsi tujuh botol minuman keras.

“Mereka terpengaruh minuman keras, lalu melakukan kejahatan. Satu di antaranya yang bernama Gangsar merupakan otak perampokan salah satu bank di daerah Johar Semarang,” ungkapnya.

Tersangka Gangsar adalah residivis yang pernah menghuni Lapas Batu Nusakambangan.

“Memang Gangsar ini residivis perampokan Bank dengan putusan 2 tahun. Dia pernah menghuni lapas Nusakambangan. Sudah keluar melakukan lagi,” katanya.

Terkait pelaku kejahatan yang makin marak, Burhanudin menghimbau kepada petugas lakukan penindakan tegas.

“Kami perintahkan anggota dilapangan manakala, ada pelaku kejahatan Curat, curas, beraksi nekat untuk tembak ditempat,” tegasnya. 

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sebilah parang, 21 ponsel berbagai merek, serta dua unit motor Honda Vario H 5975 YP, dan  Mio H 3795 FY yang digunakan pelaku.

Ketiganya dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.(BJ04)