Home Hukum dan Kriminal Luhut Minta KPK Lebih Gencar Tangani Kasus TPPU

Luhut Minta KPK Lebih Gencar Tangani Kasus TPPU

295

Jakarta, 7/1 (BeritaJateng.net) – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan meminta pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk lebih banyak mengusut kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Luhut dengan menangani kasus TPPU, KPK dapat menyetorkan lebih banyak untuk kas negara ketimbang menangani kasus-kasus lain yang hanya berkisar ratusan juta rupiah.

“Saya meminta KPK lebih banyak  mengurus kasus pencucian uang karena angkanya besar. Daripada hanya mengusut Rp 200 juta, Rp 500 juta. Angkanya kan besar-besar, bisa triliunan,” kata Luhut seusai bertemu pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/1/16).

Luhut mengaku memiliki banyak data mengenai kasus terkait TPPU. Namun, Luhut enggan mengungkap lebih jauh mengenai hal ini.

“Ya punyalah Masa tidak punya,” ungkapnya.

Luhut bertemu dengan pimpinan KPK dalam kapasitasnya sebagai ketua Tim TPPU. Dalam pertemuan itu, Luhut menuturkan sejumlah persoalan terkait penerimaan negara yang seharusnya masih bisa ditingkatkan terutama dalam sektor penerimaan negara berupa pajak.

Luhut juga menyampaikan terdapat dana triliunan rupiah yang dikemplang dan tidak disetorkan kepada negara oleh para wajib pajak. Menurut Luhut, Tim TPPU yang diketuainya akan bekerja sama dengan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan dan aparat penegak hukum, termasuk KPK, untuk meningkatkan pembayaran pajak.

“Supaya jumlah pembayar pajak itu lebih banyak. Sekarang ini kan jumlah wajib pajak kurang dari satu juta. Kita coba kejar supaya wajib pajak memenuhi kewajibannya dgn baik dengan demikian penerimaan negara dari pajak bisa meningkat. Ya dengan itu tadi, dengan TPPU bekerja, semua kita dorong. Kalau tidak bayar pajak kamu nanti bisa dikejar oleh KPK atau dikejar oleh polisi atau Kejaksaan,” pungkasnya.(bj50)