Home Hukum dan Kriminal Luhut Dukung BIN Diberi Kewenangan Menangkap Pelaku Teror

Luhut Dukung BIN Diberi Kewenangan Menangkap Pelaku Teror

Jakarta, 19/1/16 (BeritaJateng.Net)–Keinginan Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso agar kewenangan BIN diperluas mendapat dukungan dari Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut B. Pandjaitan. Menurutnya revisi UU Terorisme dan Intelijen mendesak untuk dilakukan. Kewenangan intelijen untuk menangkap pelaku teror memang layak untuk dimasukkan.

“Ya layak, sangat layak dipertimbangkan. Kan kita lihat ketentuan umumnya, bisa menahan 10 hari kemudian bisa dilepas, ya kenapa tidak,” kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (19/1/16).

Menurutnya, lebih baik baik revisi UU Terorisme daripada peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu). Sejauh ini pihaknya sudah bicara dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM untuk mempercepat revisi tersebut.

“Sudah bicara dengan Presiden dan Menkumham. Karena dengan revisi itu kan diberikan kelonggaran kepada aparat keamanan untuk tindakan pencegahan itu bisa lebih baik,” ujar Luhut.

Larangan menahan atau menangkap teroris bagi BIN diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

BIN diberikan kewenangan untuk menyadap, memeriksa aliran dana, dan menggali informasi terhadap sasaran tanpa menahan atau menangkap teroris. Sutiyoso ingin kewenangan BIN itu diperluas karena wewenang ini dianggap sebagai salah satu cara bagi BIN untuk bisa memaksimalkan upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme.(bj50)