Home News Update “Luar Biasa” Dimasa Pandemi Covid -19 Anandea Sekar Rafina Boyong Empat Emas...

“Luar Biasa” Dimasa Pandemi Covid -19 Anandea Sekar Rafina Boyong Empat Emas Taekwondo

Anandea Sekar Rafina Menunjukkan Prestasinya Di bidang Taekwondo

Ungaran, 27/9 (BeritaJateng.net) – Catatan sejarah baru bagi atlet kabupaten Semarang dimana dalam kurun waktu dua puluh hari seorang atlet muda berbakat Anandea Sekar Rafina (10) asal Desa Sidomulyo RT 07, RW 05, Kecamatan Ungaran Timur berhasil menyabet Empat medali emas dari cabang Taekwondo yang digelar secara virtual periode tanggal 5 – 20 September 2021.

Empat medali yang diraih Sekar diantaranya,
– Gorontalo Internasional Virtual Taekwondo Championship, Juara 1 Poomsae individual Pra cadet Female ( 5/9/2021)
– Popda kabupaten Semarang, juara 1 perorangan putri (16/9/2021)
– Piala Koni Indonesia Taekwondo Poomsae Series, Juara 1Poomsae pra cadet Putri ( 18/9/2021)
– UGM Taekwondo Championship 2021 Juara 1, pra cadet Putri (25/9/2021).

Menurutnya, keberhasilan meraih empat medali emas berkat latihan dan kerja kerasnya yang setiap hari dilakukannya tanpa mengenal lelah, yang terpenting kuncinya adalah optimis dan bersungguh-sungguh dalam berlatih.

” Rutin berlatih dan optimis dan fokus apa yang diberikan materi oleh pelatih,” ucap Sekar.

Siswi kelas 5 SD Hj. Isriati Moenadi Ungaran ini mengawali karirnya terjun di olahraga beladiri taekwondo bergabung di Bina Remaja Taekwondo Club ( BRTC ) Ungaran dari kelas 1 SD, meskipun awalnya merasa canggung dengan olahraga yang menggunakan kontak fisik dengan orang lain, lambat laun dirinya bisa beradaptasi dengan cepat olaharaga yang berasal dari negeri gingseng tersebut.

” Awalnya takut ikut taekwondo karena baru pertama kali ikut dan waktu itu masih kecil,” ucap Sekar sambil mengusap medali medali emasnya.

Putri dari pasangan Deddi Fajar Wijaya dan
Utaminingrum Wahyu ini mengaku bangga atas apa telah diraih putri bungsunya mendapatkan empat medali emas dimana salah satunya merupakan event internasional yang diikuti 13 negara dengan jumlah perserta 1100 atlet.

Memang tidak mudah untuk mendapatkan gelar juara apalagi dimasa pandemi covid-19 dimana latihan terbentur dengan aturan PPKM yang berdampak besar bagi putrinya yang tidak bisa berlatih tatap muka langsung dengan pelatih.

” Dengan kondisi covid seperti ini anak saya tetap berlatih walaupun dengan cara virtual dengan, Alhamdulillah bisa mengikuti,” tutur Deddy Fajar Wijaya.

Untuk menunjang prestasi putri bungsunya, lanjut Deddy, dirinya mengaku jika memberikan materi tambahan Poomsae hingga ke kota lain yaitu salatiga, dimana seorang master Dan VII taekwondo melatih langsung Anandea Sekar Rafinha.

” Saya hanya mengikuti putri saya jika dirinya ingin fokus ke Poomsae maka dari itu saya memberanikan diri untuk memberi latihan tambahan ke Salatiga,” ucap Deddy Fajar Wijaya.

Meski telah mengantongi 4 medali emas baik dikancah lokal maupun internasional, dirinya tetap mengedepankan pendidika ilmu agama kepada anaknya tersebut, dirinya berharap kedepannya kegiatan taekwondo dan ilmu agama bisa berjalan bersamaan.

” Dibalik keseriusan menekuni taekwondo, anak saya juga mendalami qiroati, dimana dalammwaktu dekat ini akan menjalan ujian ghorib/ khotmil Qur’an,” pungkas Deddy Fajar Wijaya yang berprofesi sebagai Pelaksana bangunan ini. (BW/El)

Advertisements