Home News Update Luar Biasa !!! Berprestasi Mulai dari TK

Luar Biasa !!! Berprestasi Mulai dari TK

Kendal, 26/12 (BeritaJateng.net) – Gadis yang gemar belajar segala sesuatu hal baru, Riska Nisa Wijayanti atau yang kerap disapa Riska sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) sudah mengantongi berbagai macam piagam dan piala. Kini usianya menginjak 17 tahun, sederet prestasi pun kerap menghampirinya.

Mulai dari Juara 2 lomba Debat Bahasa Inggris (2014), Juara 2 lomba Paduan Suara (2014), Juara 1 lomba Puisi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jawa Tengah (2015), dan Juara 1 lomba Puisi Kota Semarang di Unisbank (2015).

Putri ketiga dari pasangan Dimyati (52) dan Sulamah (50) ini hingga kini mengumpulkan sedikitnya 41 piagam. Dari SD ada 32 piagam, SMP ada 2 Piagam, dan SMA ada 7 piagam. Total pialanya ada 38 piala. Dari SD ada 30 piala, SMP ada 2 piala dan SMA ada 6 piala.

Siswa Berprestasi

“Sejak kelas 1 SD, dalam setahun saya bisa berkali-kali menang lomba, dan inilah masa kejayaan,” ujar gadis kelahiran Kendal, 06 April 1998 ini sambil sedikit berkelakar.

Riska mengaku sejak duduk di bangku SD juga pernah menjadi Juara 1 dalam lomba DAI cilik tingkat Jawa Tengah di Kartosuro, Solo. Selain itu dia juga menjadi Juara 1 lomba Geguritan SD Tingkat Jawa Tengah. Tidak hanya pandai akademis, ia juga mahir di bidang non akademis.

“Saya mengikuti lomba dari TK, ada baca puisi, menari, menyanyi, pildacil, gambar, macapat, geguritan, debat, dsb. Motivasi saya bisa memperoleh uang dan hadiah lomba juga untuk membantu orang tua,” ungkap siswa kelas XI IPA, SMA Pondok Modern Selamat Kendal ini saat diwawancarai, Sabtu (26/12).

Riska yang dahulunya sekolah di SDN Bojonggede, SMP N 3 Kendal, hingga SMA Pondok Modern Selamat Kendal. Ternyata juga pernah mengikuti kursus Bahasa Inggris di Pare, Kediri selama 1 tahun.

“Saya senang mengikuti lomba karena bisa dapat beasiswa sekolah, SPP gratis, karena biaya di Pondok Modern relatif agak mahal,” terang gadis yang tinggal di Desa Pucangrejo RT 13 RW 3 Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal ini.

Siswa berprestasi

Riska mengaku senang karena dengan mengikuti lomba bisa bertemu dengan orang-orang se- Indonesia, bertemu penyair hebat seperti Iman Sholeh (Pembaca Puisi Terbaik), Sastrawan, dan lainnya.

“Senang juga bisa naik pesawat kesana-kemari. Sedihnya waktu bermain tersita ketika di karantina latihan untuk lomba,” ujar gadis yang berkeinginan kuliah di jurusan Teknik Kimia, dan menjadi ahli kimia ini.

Memiliki motto hidup, “kesuksesan adalah akumulasi dari kerja keras dan doa” membawa Riska mengantongi Juara 4 (harapan 1) pada FLS2N tingkat Nasional di Palembang 2015. Baginya, keluarga adalah penyemangat dan motivasi.

“Ayah dan ibu selalu menemani ketika lomba. Ibu seorang kepala sekolah, dan yang selalu mengajari saya saat lomba,” kata gadis yang waktu kecil bercita-cita menjadi Profesor, Doktor dan Arkeolog ini, sembari tersenyum.

Meskipun sering teringgal jam pelajaran, waktu bermain kurang, dan kehilangan moment berharga bersama-sama teman-teman karena sering mengikuti lomba. Namun Riska selalu berusaha mewujudkan keinginan dan harapan orang tuanya.

“Saya bercita-cita ingin jadi ahli kimia. Orang tua berharap, saya bisa jadi dokter. Semua saya jalani dengan sungguh-sungguh dan sebisa mungkin terus berprestasi. Menjadi apapun yang terpenting bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya. (BJT01)