Home Headline LP Nusakambangan Kondusif Jelang Eksekusi Mati

LP Nusakambangan Kondusif Jelang Eksekusi Mati

421
0
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Cilacap, 1/3 (BeritaJateng.net) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, tetap kondusif menjelang pelaksanaan eksekusi terpidana mati, kata Kepala Lapas Pasir Putih Hendra Eka Putranto.

“Ya, tidak ada masalah, tetap kondusif,” kata Hendra saat dihubungi Antara dari Cilacap, Minggu.

Akan tetapi, dia enggan memberikan komentar saat ditanya mengenai perkembangan kondisi terpidana mati asal Brasil Rodrigo Gularte yang dikabarkan mengalami gangguan jiwa.

Dia mengaku tidak berwenang untuk memberikan informasi terkait perkembangan kondisi kejiwaan Rodrigo.

“Saya tidak bisa komentar, takut salah nanti,” katanya.

Disinggung mengenai adanya kabar jika terpidana mati asal Prancis Serge Areski Atlaoui belum dikunjungi oleh keluarganya, dia mengatakan bahwa kabar itu tidak benar.

“Ada, keluarganya beberapa kali berkunjung,” jelasnya.

Saat ditanya apakah keluarga Serge yang datang berkunjung itu bernama Natalia dan Mohamed Areski, dia mengiyakannya.

Sejumlah wartawan yang meliput persiapan eksekusi terpidana mati di Dermaga Wijapura (tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan), Cilacap, sempat dibingungkan oleh kabar yang menyebutkan jika keluarga Serge Areski Atlaoui belum mengunjungi terpidana mati berkewarganegaraan Prancis itu.

Padahal, informasi dari petugas keamanan di Dermaga Wijayapura menyebutkan jika Serge Areski Atlaoui dikunjungi oleh keluarganya.

Dua orang yang diketahui bernama Natalia dan Mohamed Areski itu datang pada hari Selasa (24/2) dan Kamis (26/2) yang merupakan jadwal kunjungan ke Lapas Pasir Putih, Pulau Nusakambangan.

Akan tetapi mereka selalu berusaha menghindar dari kerumunan wartawan dan menolak untuk diwawancara.

Oleh karena adanya kabar jika keluarga Serge belum berkunjung ke Nusakambangan, wartawan pun mencoba membandingkan foto terpidana mati asal Prancis itu dengan foto pria yang diketahui bernama Mohamed Areski.

Dari hasil pengamatan wartawan, wajah Mohamed Areski mirip dengan wajah Serge Areski Atlaoui.

Rodrigo Gularte dan Serge Areski Atlaoui merupakan dua orang dari sejumlah terpidana mati kasus narkoba yang akan segera dieksekusi.

Rodrigo Gularte terlibat kasus penyelundupan 19 kilogram kokain dalam papan selancarnya pada tahun 2004 sedangkan Serge Areski Atlaoui terlibat dalam operasi pabrik ekstasi dan sabu-sabu di Cikande, Tangerang, dengan barang bukti yang disita berupa 138,6 kg sabu-sabu, 290 kg Ketamine, dan 316 drum Prekusor pada tanggal 11 November 2005. (ant/BJ)