Home Kesehatan Lolos Sertifikasi Pijat, 13 Terapis di Wisuda

Lolos Sertifikasi Pijat, 13 Terapis di Wisuda

Semarang, 18/2 (BeritaJateng.net) – Yayasan Mardi Waluyo Semarang bekerjasama dengan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Cabang Semarang mengadakan acara Wisuda Pelatihan Pijat Aktif Program Inkubasi Kemandirian (PIK) di Kantor Yayasan Mardi Waluyo Jalan Kyai Saleh No. 15 Semarang, Kamis (18/2).

Acara dihadiri oleh para penerima manfaat sekaligus 13 orang peserta wisuda, perwakilan dari Mardi Waluyo dan PKPU Semarang. Sebanyak 13 orang ini diwisuda secara simbolis dengan penyerahan sertifikat dan plang klinik terapis yang sebelumnya selama 6 bulan mendapatkan pelatihan dan bimbingan.

Menurut Dr. Hadi wibowo, MMR selaku perwakilan dari Yayasan Mardi Waluyo kegiatan terapis ini sangat bermanfaat untuk masyarakat.

IMG_20160218_152950

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang mengalami gangguan muskuloskeletal atau gangguan otot syaraf.
https://www.myjewishlistings.com/wp-content/languages/new/buy-essay-online.html

Namun ilmu kita harus selalu update, karena bidang ini terus berkembang,” tutur Dr. Hadi di sela-sela sambutannya.

Kegiatan terapis ini merupakan bentuk dari program Pusat Inkubasi Kemandirian (PIK) PKPU Semarang yang bertujuan mengadakan pelatihan-pelatihan dalam berbagai keterampilan untuk memandirikan ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

M. Miftahul Surur, selaku Kepala Cabang PKPU Semarang menuturkan bahwa program terapis ini tidak hanya mendampingi para penerima manfaat saja, namun juga berusaha untuk memberdayakan serta memandirikan.

“Terima kasih kepada Mardi Waluyo yang sudah mendukung 13 orang wisudawan. Harapannya kami tidak hanya mendampingi mereka saja, namun bisa memberdayakan dan memandirikan. Oleh karena itu, kita buat forum terapis Semarang agar ilmu mereka berkembang,” tutur Surur.

Adapula bentuk ucapan terima kasih dan testimoni yang diberikan oleh Slamet (suami dari Ibu Puji) salah satu peserta terapis yang diwisuda.

“Terima kasih bapak dan ibu yang ada disini, kami hanya orang kecil, sehari-hari hanya jual sosis dan bakpau.
https://www.myjewishlistings.com/wp-content/languages/new/homework-help-desk.html

Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, hidup kami bisa lebih baik,” tutur Slamet. (bj)