Lokasi Tenggelamnya Pemancing, Adalah Daerah Larangan

Semarang, 01/08 (Beritajateng.net) – Kapolsek KP3 Kompol Sukiyono menyatakan, lokasi dimana korban tenggelam merupakan daerah larangan. Larangan untuk masuk, jelas tertera di portal pintu masuk daerah tersebut. Entah bagaimana para pemancing itu bisa lolos dari pengawasan petugas keamanan pelabuhan.

Kapolsek menyayangkan aksi para pemancing itu, sebetulnya kejadian tenggelamnya seorang pemancing itu bisa dihindari jika mereka menaati peraturan larangan tersebut. Daerah itu merupakan daerah sandar kapal dan kondisi airnya sudah sangat dalam.”Sayangnya mereka tidak menuruti larangan yang ada, kan kalau menuruti larangan kejaidan seperti ini tidak perlu terjadi. Itukan sudah dalam, kalau tidak bisa berenang dan terjatuh ke situ, akibatnya fatal. Saya harap kedepan larangan jangan dilanggar, saya juga heran bagaimana mereka lolos dari pengawasan petugas keamanan pelabuhan,” ungkap Kompol Sukiyono.

Kapolsek KP3 Kompol Kiyono,Sayangkan Aksi Pemancing yang Tidak Patuhi Larangan
Kapolsek KP3 Kompol Sukiyono,Sayangkan Aksi Pemancing yang Tidak Patuhi Larangan

Korban kemudian dapat ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 10.00 (WIB), setelah sebelumnya terjatuh ke laut sekitar pukul 01.00 (WIB) dini hari tadi.

Diberitakan sebelumnya, tiga pemuda masuk ke daerah larangan di kawasan pelabuhan untuk memancing. Tanpa sebab yang jelas salah satu pemuda itu terjatuh ke laut. Karena panik dan tidak bisa berenang, usaha temannya untuk menolong gagal. Korban kemudian tewas tenggelam. (BJ/NG)

SHARE

Tulis Komentar Pertama