Home Headline Lokasi Eksekusi Terpidana Mati Asal Vietnam Masih Rahasia

Lokasi Eksekusi Terpidana Mati Asal Vietnam Masih Rahasia

Rutan boyolali

Boyolali, 16/1 (BeritaJateng.net) – Keputusan Kejaksaan Agung yang akan segera mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba asal Vietnam Tran Thi Bich Hanh, suasana Rumah Tahanan (Rutan) Boyolali Jawa Tengah terlihat sepi.

Dari pantauan BeritaJateng, tidak nampak ada penjagaan yang berlebihan. Suasananya biasa saja. Tidak nampak aktifitas yang berlebihan terkait persiapan eksekusi yang akan dilaksanakan 18 Januari 2015 mendatang.

Karutan Boyolali, Achmad Chudori sendiri mengaku pihaknya belum menerima pemberitahuan terkait pelaksanaan eksekusi. Terpidana mati Tran Thi Bich Hanh juga belum dikirimkan ke Rutan Boyolali.

“Tahanan belum ke sini, masih ada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bulu Semarang,” jelasnya di Boyolali Jawa Tengah, Jumat (16/1/2015).

Achmad juga menegaskan dirinya belum tahu apa-apa karena belum ada perintah dari pusat terkait eksekusi terhadap warga negara Vietnam tersebut.

“Jadi tak ada persiapan apapun termasuk penempatan tahanan tersebut sebelum di eksekusi mati,” terangnya.

Lebih lanjut Achmad menjelaskan terkait persiapan eksekusi belum dilakukan karena belum ada perintah, bahkan dengan pihak Kejaksaan sendiri juga belum ada koordinasi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali, Andi Murdji ketika akan dikonfirmasi wartawan sedang tidak ada ditempat.

Keterangan dari staffnya menyebutkan jika pimpinannya itu tengah berada di Semarang, bersama dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terpidana mati, Saptanti pun tengah berada di Semarang.

“Pak Kajari sedang ada di Semarang. Bu Saptanti juga di Semarang,”jelas staf Kejari yang tidak mau disebut namanya.

Tran Thibich Hanh merupakan terpinada mati yang divonis Pengadilan Boyolali. Dimana wanita kebangsaan Vietnam ini terbukti menyelundupkan sabu-sabu seberat 1,104 kg pada 19 Juni 2012 melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.

Sedang lokasi eksekusi yang nantinya akan dilakukan di Boyolali, masih di rahasiakan. (BJ24)