Home Headline Lokalisasi GBL Ditutup, Bantuan Kemensos Rp. 1,3 M Langsung Diterima WPS

Lokalisasi GBL Ditutup, Bantuan Kemensos Rp. 1,3 M Langsung Diterima WPS

285
Penyerahan Bantuan Sosial Kemensos kepada Wanita Pekerja Seks (WPS) Gambilangu.

Semarang, 19/11 (BeritaJateng.net) – Kementerian Sosial mengucurkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar, untuk penutupan lokalisasi Gambilangu atau yang biasa disebut GBL yang terletak di dua wilayah, yakni Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

Anggaran Kemnsos langsung diberikan secara simbolis saat seremoni penutupan Lokalisasi Gambilangu atau terkenal dengan sebutan GBL tersebut.

Dalam bantuan tersebut, Kementrian Sosial memberikan masing-masing WPS bantuan sosial (bansos) berupa uang Rp 6 juta rupiah, yang terbagi Sebesar Rp 250 ribu untuk dana transport, Rp 750 ribu sebagai dana jaminan hidup, dan Rp 5 juta untuk usaha ekononomi produktif.

Ada 126 wanita pekerja seks (WPS) dari GBL Kota Semarang dan 100 WPS dari GBL Kendal yang dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

“Kami dari Kemensos beri bantuan Rp 1,3 miliar terutama untuk para penerima manfaat. Untuk 126 orang yang di wilaya Semarang, dan di Kendal 100 orang,” ungkap Waskito Budi Kusumo, selaku Dirjen Rehabilitasi Sosial, Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang Kementrian Sosial saat hadir dalam penutupan GBL di Terminal Mangkang Semarang.

Lanjutnya, penutupan lokalisasi di seluruh Indonesia telah menjadi program Pemerintah Pusat, dan ditargetkan rampung tahun pada tahun 2019 ini. Ada 169 lokalisasi di seluruh Indonesia. Sedangkan Gambilangu (GBL) menjadi lokalisasi ke 162 yang resmi ditutup dan terakhir di Jawa.

“Setelah ini kami akan melanjutkan penutupan lokalisasi di luar Jawa, diantaranya Ambon, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Palangkaraya, dan Timika Papua. Jawa sudah selesai, setelah ini kami ke Ambon,” tambahnya. (AK/El)