Home Headline Listrik Pasar Yaik Semarang Mulai Dicabut dan Dipagari 

Listrik Pasar Yaik Semarang Mulai Dicabut dan Dipagari 

176
0
Listrik Pasar Yaik Semarang Mulai Dicabut
      Semarang, 12/4 (BeritaJateng.net) –  Puluhan petugas dari Dinas Perdagangan Kota Semarang, Kamis (12/04/2018) mulai membongkar jaringan listrik di pasar yaik baru kawasan Johar. Sedangkan sebelumnya, pedagang Pasar Yaik, sudah mulai membongkar lapaknya sendiri dan menempati pasar relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).
       Pemutusan listrik dan pemagaran di Pasar Yaik Baru, karena sudah ada pemenang lelang proyek revitalisasi kawasan johar. Lokasi Pasar Yaik ini akan digunakan sebagai taman dan tempat parkir bawah tanah oleh Pemerintah Kota Semarang.
       Dalam pelaksanaannya pun dinas dibantu oleh petugas dari PLN, yang mengamankan puluhan alat meteran listrik dan kabel.
         Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) rayon Johar, Surahman, menyebutkan pedagang pasar yaik sangat berkomitemen pelaksankan program revitalisasi pasar secara menyeluruh di Kawasan johar.
         “Hanya saja, kami meminta agar dinas dapat memenuhi keinginan pedagang agar akses dari jalan Jolotunda melewati MAJT dapat dibuka untuk kemudahan pedagang dan masyarakat menuju ke pasar relokasi,” imbuhnya.
        Adapun tentang adanya pedagang pancakan yang masih berjualan di kawasan pasar yaik, Surahman meminta agar dinas dapat melakukan penertiban.
        “Selain itu, bagi kami anggota PPJP juga akan melakukan pendataan ulang, agar nanti ketika dilakukan pemetaan pedagang tidak jadi masalah lagi. Hal itu karena saat ini sudah berbeda antara pedagang konveksi sekarang ganti jadi jual makanan, yang jual makanan sekarang jual sembako. Nah ini mesti ditata ulang. Kalau pancakan yang bukan anggota kami, silahkan biar diurus dengan Dinas Perdagangan,” imbuhnya.
         Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar menyebutkan percepatan pembangunan soal johar baru sudah dilakukan, Dinas tata ruang (Disatru) kota Semarang sudah melelangkan proyek senilai 50 miliar rupiah.
        Terkait pembongkaran aset pasar tersebut akan dilakukan pada sabtu 15 april dan hanya menyisakan kantor polisi johar. Karena nanti selain ada Alun-alun dan parkir juga akan ada kantor polisi yang menjaga wilayah johar.
        “Mulai Kamis (12/04) pemenang lelang akan melakukan pemagaran seng di lokasi pasar yaik, untuk mensterilkan lokasi dari aktivitas pedagang. Sementara bagi pedagang pancakan yang masih nekat berjualan di kawasan Yaik, kami akan melakukan penertiban,” terangnya.
         Lebih lanjut, Fajar mengatakan, jumlah pedagang pasar Yaik ada sekitar 700 pedagang semuanya di relokasi di satu tempat di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah.
         “Kesadaran pedagang mau pindah ini sangat kami apresiasi, merek sangat sadar jika semakin lama enggan pindah ke pasar relokasi maka akan semakin mundur pula proyek johar baru itu jadi. Makanya mereka sementara mau pindah, target kami kan 2020 sudah jadi,” ujarnya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here