Home Ekbis Limpahan Rejeki dari Haul Habib Ali di Solo

Limpahan Rejeki dari Haul Habib Ali di Solo

pedagang depan masjid Riyadh

Solo, 11/2 (BeritaJateng.net) – Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi (peringatan kematian) yang setiap tahun rutin digelar di Masjid Riyadh Pasar Kliwon Solo memberi berkah yang luar biasa bagi masyarakat dan dunia usaha kota Solo.

Haul Habib Ali yang dihadiri ribuan jamaah yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia setidaknya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Mulai dari tukang becak, parkir, warung makan, penjual souvenir,  penginapan, bahkan hotel berbintang dan juga rental mobil ikut menuai keuntungan.

Dirjo, salah satu penarik becak di Pasar Kliwon mampu mengantongi uang sebesar Rp. 200 ribu dalam sehari selama pelaksanaan haul yang digelar di Masjid Riyadh. Sekali menarik penumpang dikenakan Rp. 15-20 ribu.

“Bus, mobil tidak boleh parkir di dekat lokasi. Parkirnya di alun-alun yang jaraknya lumayan jauh dari lokasi. Daripada jalan mereka lebih memilih menggunakan becak,” jelasnya di Solo Jawa Tengah, Rabu (11/2/2015).

Demikian juga dengan Darmono, penjual kaligrafi, peci, baju koko dan lukisan Habib mengaku mendapat penghasilan sampai jutaan rupah dalam semalam.  

“Banyak yang membeli kaligrafi dan lukisan Habib. Untuk lukisan ini harga yang ditawarkan mulai Rp. 1 juta sampai Rp. 2,5 juta rupiah,” jelasnya.  

Pantauan BeritaJateng.net banyak jamaah asal luar kota yang sengaja datang untuk menghadiri acara haul. Seperti rombongan Burhanuddin yang datang dari Jakarta mengaku kehabisan hotel untuk menginap di sekitar lokasi haul di Masjid Riyadh.  

“Saya cari hotel yang ada di sekitar sini fullbooking semua. Akhirnya dapat informasi ada rumah warga yang disewakan sebagai penginapan. Lumayanlah yang penting tidak jauh dari lokasi,” jelasnya. 

Bahkan rental mobilpun juga ikut kebanjiran rejeki. Said salah satu pemilik mobil rental mengaku mobil miliknya di pesan oleh jamaah asal Malaysia dan Singapura yang khusus datang ke Solo untuk mengikuti haul. Mobilnya telah dibooking sejak tiga hari lalu. 

“Habis ini saya langsung antar tamunya ke Yogja. Karena mereka terbang lewat Bandara Adi Sucipto kembali ke negaranya,” pungkasnya. (BJ24)