Home Headline Lima WNA Tanpa Identitas, Diserahkan ke Imigrasi

Lima WNA Tanpa Identitas, Diserahkan ke Imigrasi

36
0

Semarang, 26/07 (Beitajateng.net) – Lima warga negara asal China , yang berhasil diamankan dalam pengrebegan di sebuah rumah di jalan Kawi pada Minggu malam lalu, akhirnya diserahkan pihak Imigrasi Kelas 1 Semarang. Kelima WNA asal China yakni Cheng Wei (30), Cheng Khang (29), Cheng Guan lin(30) , Zhan Zhi Hao (20) serta Shen Zhon (39) yang merupakan warga Sichuan, Chengdu, China.

Mereka di serahkan ke pihak Imigrasi setelah menjalani pemeriksaan terkait adanya dugaan tindak penipuan terhadap beberapa orang di negara China.
Beberapa barang bukti, seperti nomor telepon warga negara China, telepon yang digunakan serta buku tabungan yang disita di rumah kontrakan dihadirkan saat gelar perkara. Sementara itu Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, untuk mengetahui keberadaan tiga warga negara asing yang berhasil kabur, Kepolisian Resor Kota Besar Semarang berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya. Pihaknya, hingga kini masih melakukan pengejaran ke Jakarta.”Kami sudah berkoordinasi dengan bebagai pihak untuk melakukan pengejaran, informasi dari Polda Metro, memang jaringan seperti ini juga ada di wilayah lain Indonesia,” ungkap Kapolrestabes.

wna-3wna-3

Pihak Imigrasi melalui Kepala Seksi Penindakan, Oki Setyawan menyampaikan, lima warga negara asing asal China tersebut, akan kembali menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Jawa Tengah, terkait keberadaan mereka di Semarang. Selain memeriksa identitas, petugas Imigrasi juga akan melakukan pendeteksian lima warga negara asing tersebut.”Sudah tentu kasus ini kami akan terus kembangkan juga, kami akan serahkan mereka ke pusat (Kantor Imigrasi Pusat di Jakarta:Red),”terang Oki Setyawan.
Sebelum diserahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta, lima warga negara asing tersebut di bawa ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang dan jika mereka terbukti melakukan tindakan kriminal, mereka akan langsung diserahkan ke pihak otoritas keamanan negara China.(BJ/NG)