Home Lintas Jateng Libur Panjang Bonbin Mangkang Banjir Pengunjung

Libur Panjang Bonbin Mangkang Banjir Pengunjung

Pengunjung melihat monyet bergelantungan di kandang Bonbin Mangkang.
         SEMARANG, 2/5 (BeritaJateng.
buy generic viagra online blackmenheal.org/wp-content/languages/new/buygeneric/viagra.html no prescription

net) – Seringnya libur panjang akhir pekan menjadi berkah tersendiri bagi obyek-obyek wisata di kota Semarang. Salah satunya adalah Taman Marga Satwa Semarang atau Bonbin Mangkang.
            Taman Marga Satwa Semarang yang terletak di perbatasan antara Kota Semarang dan Kabupaten Kendal ini selalu kebanjiran pengunjung. Tak tanggung-tanggung setiap libur panjang, pengunjung bonbin bisa mencapai 2000-3000 orang tiap harinya.
           Berdasarkan pantuan kemarin, suasana Bonbin Mangkang yang memiliki kurang lebih 250 koleksi satwa itu, cukup ramai dikungjung wisatawan. Hampir setiap kandang binatang dipenuhi masyarakat berwisata bersama dengan keluarga.
           Pengujung yang datang tidak hanya dari dalam Kota Semarang melainkan juga dari luar Kota, seperti Demak, Kendal, Kudus, Purwodadi dan lainnya.
           Salah satu pengunjung Ina, warga Purwodadi mengaku, dirinya berwisata ke Bonbin mangkang untuk mengisi libur panjang. ”Kebetulan ada saudara di Semarang jadi sekalian, berkunjung ke saudara,” katanya.
             Dia mengaku, di Bonbin Mangkang selain untuk refresing juga sangat cocok untuk memberikan edukasi kepada anak-anak khusunya untuk mengenal satwa. “Kalau di rumah melihat harimau, gajah, hanya melalui gambar di sini bisa memperlihatkan langsung,” ucapnya.
             Hanya saja, dengan ramainya pengunjung banyak pengunjung yang memberikan pakan sembarangan ke binatang, seperti Roti dan juga makanan kecil, bahkan tak jarang ada tisu dan juga koran masuk ke kandang satwa. Padahal di setiap kandang sudah diberikan himbauan agar tidak memberikan pakan kepada binatang, tapi hal itu kurang diindahkan oleh pengunjung.
             Kepala UPTD Taman Margasawatwa Semarang, Kusyanto mengatakan, banyaknya tanggal merah di Bulan April dan juga bulan Mei, menjadi berkah tersendiri. Menurutnya, setiap libur pajang, terjadi peningkatan cukup signifikan.
           Pada hari-hari biasa, rata-rata pengunjung hanya sekitar 600-800 orang, sementara di libur panjang akhir pekan bisa naik tiga kali lipatnya. ”Terjadikan kenaikan jumlah pengunjung yang cukup signifikan selama libur panjang,” katanya, kemarin.
             Menurut dia kenaikan pengunjung yang signifikan juga dikarenakan, liburan sekolah khususnya SD dan TK, jatuh pada bulan puasa, sehingga banyak sekolah mengajukan agenda tamasya. “Sejak kemarin Sabtu (29/4) pengunjung meningkat, khusunya dari sekolah TK dan SD, karena rata-rata piknik mereka diajukan, di bulan April, karena libur sekolah bertepatan dengan puasa,” imbuhnya.
             Dia mengaku, sebenarnya saat ini Bonbin memiliki daya tarik sendiri dengan hadirnya tiga ekor anak Harimau yang lahir pada tanggal 4 Januari lalu. Hanya saja, ketiga anak harimau yang diberi nama Berani, Landhep, dan Lanthip itu saat ini tidak bisa setiap hari didisplay.
buy generic singulair online blackmenheal.org/wp-content/languages/new/buygeneric/singulair.html no prescription
            Meski, terjadi kenaikan kunjungan UPTD Taman Margasatwa tidak lantas menaikan tiket masuk.
buy generic lasix online blackmenheal.org/wp-content/languages/new/buygeneric/lasix.html no prescription

Tiket masih masih sama yakni Rp5000, per orang. Hal itu dikarenakan pihaknya tidak bisa mematok harga tiket sendiri karena sudah ditentukan dengan Perda.
           “Sekarang kita sudah mengajukan perda   kenaikan tarif dan masih digodok. Hargapannya pada saat libur Lebaran sudah bisa diberlakukan dengan tarif baru, supaya bisa mendongkrak pendapatan, ” ucapnya. (El)