Home Lintas Jateng Libur Lebaran, Daya Tarik Wisata Purbalingga Siap Menerima Kunjungan

Libur Lebaran, Daya Tarik Wisata Purbalingga Siap Menerima Kunjungan

81
0
Libur Lebaran, Daya Tarik Wisata Purbalingga Siap Menerima Kunjungan
             Purbalingga, 15/6 (BeritaJateng.net) – Daya tarik wisata di Purbalingga terus berbenah menyambut kunjungan wisata pada libur lebaran. Beberapa daya tarik bahkan membuka wahana baru agar pengunjung tidak jenuh. Sementara total target kunjungan wisatawan selama libur lebaran 245 ribu wisatawan.
            “Daya tarik wisata di Purbalingga terus berbenah menyambut libur lebaran pekan depan. Pembenahan baik dalam hal fasilitas dan wahana baru yang disajikan. Keamanan sejumlah daya tarik wisata, khususnya yang berkaitan dengan wahana tertentu juga ditingkatkan agar pengunjung merasa nyaman,” kata Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, SE, B.Econ disela-sela pemantauan kesiapan sejumlah daya tarik wisata menjelang lebaran, Kamis (15/6).
            Wabup Tiwi yang didamingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir Sigit Subroto, M.Si dan sejumlah pejabat lain meninjau beberapa daya tarik wisata seperti Usman Janatin City Park, Sanggaluri Park, Owabong (Obyek Wisata Air Bojongsari), Goa Lawa, dan Desa wisata Serang.
            Dikatakan Wabup Tiwi, pihaknya meminta kepada para pengelola daya tarik wisata untuk terus meningkatkan Sapta Pesona Wisata. Sapta pesona tersebut meliputi keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan dan kenangan. “Untuk kebersihan, saya mengecek langsung kondisi toilet di lokasi daya tarik wisata. Kebersihan toiletnya bisa menjadi indikator kebersihan wahana dan lingkungan obyek daya tarik wisata itu sendiri,” kata Wabup Tiwi.
Libur Lebaran, Daya Tarik Wisata Purbalingga Siap Menerima Kunjungan
Libur Lebaran, Daya Tarik Wisata Purbalingga Siap Menerima Kunjungan

Wabup Tiwi terlihat setiap kali mengunjungi daya tarik wisata, langsung menanyakan lokasi toilet dan memberi arahan untuk kebersihannya. Di beberapa toilet, Wabup Tiwi meminta agar kebersihan ditingkatkan dan diberi pewangi. Selain toilet, wabup Tiwi juga mengecek mushola tempat ibadah. “Toilet dan mushola harus bersih, jangan ada orang yang tiduran di dalam mushola seperti di taman kota Usman Janatin yang bisa mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya,” kata Wabup Tiwi.

            Sementara itu Plt Direktur PD Owabong, Drs Hartono mengatakan, manajemen Owabong yang membawahi taman kota Usman Janatin, Sanggaluri Park, water park, da cottage terus berbanah menyambut wisatawan yang akan berlibur ke Purbalingga. Pembenahan yang dilakukan antara lain menambah wahana baru tempat selfi empat dimensi monument art, upgrade cottage Owabong agar setara dengan hotel bintang empat, pembenahan caffe, vip room, dan wahana restoran gantung.
            “Owabong siap menerima kunjungan wisatawan selama libur lebaran, dan kami mentarget kunjungan sebanyak 120 ribu wisatawan mulai tangal 22 Juni hingga 16 Juli 2017,” kata Hartono.
            Khusus untuk monumen art di Usman Janatin City Park, saat ini telah disiapkan sekitar 20 wahana untuk foto selfi. Wahana itu seperti gambar ombak Owabong, gambar binatang, ruang tamu terbalik, kamar terbalik, dan sejumlah gambar menarik lainnya. Tiket masuk di monumen arts yang akan dibuka sehari sebelum Idul Fitri  sebesar Rp 20 ribu per orang. “Wahana ini merupakan wahana baru dan diharapkan menjadi sasaran kunjungan wisatawan yang hobi foto selfi,” kata Hartono.
            Dalam kesempatan yang sama, kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga Drs Mulyanto mengatakan, pihaknya mentarget jumlah kunjungan wisata pada libur lebaran sebanyak 245 ribu orang. Target kunjungan ini turun 5 ribu dibanding jumlah kunjungan wisata pada libur lebaran tahun lalu. Tahun 2016 target kunjungan 250 ribu orang dan mampu terealisasi sebanyak 361.790 orang wisatawan. Kunjungan terbesar masih didominasi Owabong yang mencapai 115.652 orang, kemudian disusul Taman Wisata Purbasari Pancuranmas 33.704 orang, Goa Lawa 21.705 orang. “Kunjungan ke desa wisata sebagai alternatif pergeseran wisata massal, kami targetkan 70 ribu wisatawan,” kata Mulyanto. (yit/el)