Home Nasional Letusan Gunung Agung Tak Berdampak pada Penerbangan dan Pariwisata Di Bali

Letusan Gunung Agung Tak Berdampak pada Penerbangan dan Pariwisata Di Bali

524
0
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho
          Semarang, 23/11 (BeritaJateng.net) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa letusan freatik gunung agung bali tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat di Bali. Menurut Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho meski gunung agung mengalami erupsi, penerbangan di Bali masih aman, termasuk tempat pariwisata.
           “Letusan jenis freatik yang terjadi pada Gunung Agung, Selasa (12/11) kemarin tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat Bali. Untuk penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali juga masih normal, tidak ada penundaan maupun pembatalan penerbangan. Selain itu, sejumlah objek wisata di luar gunung agung juga kondisinya masih normal,” ujarnya saat di Semarang.
           Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu takut dan terpancing terhadap isu-isu yang menyesatkan pasca meletusnya gunung agung di Bali.
           Meski begitu, Sutopo tak menampik bahwa akibat meletusnya Gunung Agung membuat sebagian warga mengungsi. Menurutnya, pada selasa malam hingga rabu pagi, memang ada penambahan jumlah pengungsi dari sebelumnya 29 ribu jiwa. Hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan. Sutopo juga menjelaskan bahwa proses pengungsian berjalan dengan tertib, tidak ada kepanikan dari masyarakat.
Gunung Agung
           “Untuk ketinggian asal gunung agung sampai saat ini aantara 500 hingga 600 meter, tidak ada peningkatan atau lonjakan kegempaan dan status masih tetap sama yakni Siaga atau level 3,” tuturnya.
         Sutopo juga menyampaikan bahwa pihaknya hingga kini terus memonitor aktivitas kegempaan Gunung Agung sampai saat ini, ada 15 desa dan beberapa dusun yang memang direkomendasikan pengungsi.
          “Untuk radius yang ditetapkan sebagai daerah yang berbahaya yakni radius 6 kilometer ditambah 7,5 kilometer,” tambahnya. (Nh/El)