Home Ekbis Lelang Pasar Darurat Klewer Kembali Tertunda

Lelang Pasar Darurat Klewer Kembali Tertunda

Pasar Darurat Klewer

Solo, 10/2 (BeritaJateng.net) – Pelaksanaan lelang pembangunan pasar darurat kembali tertunda. Seharusnya lelang tersebut dimulai awal pekan ini. Namun terkendala adanya pemisahan jenis pengerjaanya berdasar sumber dana. Padahal selama ini perhitungannya di jadikan satu, anggapannya proyek tersebut semua dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP), Subagyo, lelang pekerjaan yang dibiayai APBD, harus terpisah dengan pekerjaan yang dibiayai CSR ataupun Pemprov Jateng.

Belakangan banyak dana dari swasta yang masuk melalui Corporate Social Responsibility (CRS), selain dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Bahkan panitia lelang, juga di tangani oleh lembaga yang berbeda.

“Saat ini sedang dilakukan pemecahan volume pekerjaan beserta rincian anggaran. Juga menyiapkan dokumen administrasi lain, seperti izin dari Keraton Kasunanan Solo sebagai pemilik lahan Alun-alun Utara (Alut),” jelasnya kepada wartawan di Solo Jawa Tengah, Selasa (10/2/2015).

Dengan mundurnya waktu pelelangan diharapkan pasar darurat tetap bisa dioperasionalkan pada Mei mendatang atau setidaknya mundur satu bulan dari yang di jadwalkan.

Sedangkan Subagyo sendiri juga mengaku pihaknya sudah berkonsultasi BPCB, terkait dengan penggunaan kawasan Alun-alun Utara sebagai lokasi lokasi pasar darurat yang masuk dalam banguanan cagar budaya.

“Hasilnya pihak BPCB akan melakukan pendampingan selama proses pembangunan pasar darurat, agar tidak terjadi kerusakan cagar budaya,” akunya.

BPCB menekankan agar konstruksi bangunan bersifat sementara, dan tidak melakukan penggalian tanah. sehingga ketika pasar darurat tak dipergunakan lagi, kondisi Alut bisa normal kembali seperti awalnya. (BJ24)