Home Headline Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa Gratiskan Tiket untuk Tenaga Kesehatan dan...

Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa Gratiskan Tiket untuk Tenaga Kesehatan dan Guru

205

SEMARANG, 18/11 (BeritaJateng.net) – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyelenggarakan promo khusus yaitu gratis tiket masuk museum Lawang Sewu dan museum Kereta Api Ambarawa bagi guru dan tenaga medis atau kesehatan. Hal itu diungkapkan, Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono, Rabu.

“Program menyelenggarakan promo khusus yaitu tiket gratis masuk ke museum Lawang Sewu dan museum Kereta Api Ambarawa ini dihadirkan untuk menghormati dan menghargai guru dan tenaga medis yang merupakan para pahlawan tanpa tanda jasa,” katanya.

Dalam hal ini, kata dia, KAI Wisata meyelenggarakan promo khusus kepada guru dan tenaga medis berlaku mulai tanggal 16 November s.d 30 November 2020.

Humas KAI Wisata M. Ilud Siregar menambahkan penyelenggaraan promo khusus masuk tiket gratis museum Lawang Sewu dan museum Kereta Api Ambarawa didasari oleh keberadaan guru sebagai sosok utama di garda terdepan pendidikan nasional.

“Dalam hal ini mengingat pendidikan adalah wadah fondasi yang sangat penting pencetak generasi bangsa. Sementara para tenaga medis atau kesehatan merupakan para pahlawan kemanusiaan pada masa pandemi COVID-19 saat ini. Mereka yang berada di garis terdepan tidak hanya mengorbankan waktu, pikiran, dan tenaga, juga rela mengorbankan risiko kesehatannya demi keselamatan orang lain,” ujarnya.

Adapun syarat untuk mendapatkan tiket gratis bagi guru dan tenaga medis yakni menyerahkan fotokopi identitas sebagai guru dan tenaga medis berupa kartu/surat keterangan ID Card & foto copy ID Card yang masih berlaku.

Ia memgimbau agar pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan dan wajib 3M, mulai dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitiser, serta menjaga jarak dan memghindari kerumunan.

“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang di anjurkan oleh Pemerintah dan 3M yaitu Mencuci tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi para pengunjung di museum Lawang Sewu dan Museum Kereta Api Ambarawa. Untuk Kapasitas pengunjung masih kami terapkan 50% dari kapasitas daya tampung museum di masa adaptasi kebiasaan baru,” tutup Ilud. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × five =