Home Headline Lapas Semarang Berikan Layanan Kesehatan dan Sosialisasi 3M untuk Keluarga Warga Binaan

Lapas Semarang Berikan Layanan Kesehatan dan Sosialisasi 3M untuk Keluarga Warga Binaan

215
Pelayanan kesehatan di Lapas Kelas I Semarang.

Semarang, 24/10 (BeritaJateng.net) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang melalui Klinik Pratama terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan dan sosialisasi wajib 3M bagi keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan diberikan kesempatan keluarga yang berkunjung di lapas.

Pelayanan kesehatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) diwajibkan memakai masker, wajib mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi menjelaskan, dengan adanya layanan kesehatan ini, masyarakat yang berada di lapas kelas 1 Semarang dapat menikmati layanan kesehatannya secara gratis. Ada tiga dokter umum dan satu dokter gigi yang disiapkan dari Klinik Pratama.

“Layanan pemeriksaan ini kami berikan sebagai wujud pelayanan penuh kepada masyarakat luas akan pentingnya kesehatan. Apalagi saat ini masih pandemi Covid-19, masyarakat masih takut untuk mendatangi puskesmas maupun rumah sakit, dengan mengedukasi wajib 3M berharap warga binaan lapas kelas 1 Semarang dan masyarakat sekitar paham tentang prokes penangkalan covid-19 juga,” terangnya.

Lanjutnya, Mereka yang datang selain bertujuan untuk menitipkan barang dan makanan untuk warga binaan, secara gratis dapat sekaligus memeriksakan kesehatannya.

Sementara itu, dr. Adhi Yustiawan selaku Ketua Tim Klinik Pratama Lapas Semarang menyampaikan bahwa pemeriksaan ini bertujuan selain memberikan pelayanan publik juga dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadhika tahun 2020 dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Pemeriksaan ini dimulai dengan tensi darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan gula, pemeriksaan asam urat hingga pemeriksaan gigi. Tak hanya pengobatan gratis, Klinik Pratama Lapas Semarang juga memberikan vitamin kepada para pengunjung Lapas serta penyuluhan kesehatan hingga sosialisasi wajib 3M guna mengurangi resiko penyebaran virus covid19,” tambahnya. (Ak/El)