Home Kesehatan Lahan Kumuh Di Semarang Selatan Disulap Jadi Taman Toga  

Lahan Kumuh Di Semarang Selatan Disulap Jadi Taman Toga  

3763
0
Lahan Kumuh Di Semarang Selatan Disulap Jadi Taman Toga  
       SEMARANG, 28/7 (BeritaJateng.net) –  Trobosan yang dilakukan oleh warga Jalan Wonodri Baru, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, layak diacungi jempol. Dengan memanfaatkan lahan sekitar yang dahulunya kumuh dan terbengkalai, mereka berhasil menyulap tanah tersebut menjadi taman Tanaman Obat Keluarga (Toga).
        Salah seorang warga RW 02 mengatakan, sebelum dijadikan taman Tanaman Obat Keluarga (Toga) lahan tersebut seringkali sebagai tempat bagi warga untuk membuang sampah. Sehingga di lokasi tersebut cenderung kumuh dan memiliki bau yang tidak sedap.
       “Dulu itu, lahan di pinggir Jalan Wonodri Baru ini kumuh, penuh tumpukan sampah. Baunya tidak sedap. Sangat mengganggu karena sampah apa saja ada,” ungkap Budi Uriptono, warga RW 02, usai acara “Peresmian Pemanfaatan Lahan Mangkrak Di Jalan Wonodri Baru Menjadi Taman Toga/Herbal Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.
        Budi mengatakan, dalam membuat taman tersebut, warga melakukannya secara swadaya. Menurutnya, hanya butuh waktu satu bulan taman herbal seluas 4x8m2 itu, akhirnya terwujud. Hal ini dilakukan semata-mata agar lingkungan sekitar menjadi bersih, sehat dan bermanfaat.
        “Kami sangat bersyukur. Selain lingkungan makin asri, taman toga yang dibangun di lahan milik pemkot itu, banyak ditumbuhi tanaman obat, seperti jahe, kunyit, lengkuas, kunir asam dan rempah-rempah. Kalau ibu-ibu mau masak, tinggal ambil saja, ” ujarnya.
        Mengetahui ide kreatif warganya, Camat Semarang Selatan, Ari Djoko Santoso, yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik, apalagi dalam membuat taman toga, warganya tidak mengandalkan dana dari pemerintah kota. Pihaknya berharap warga bisa memanfaatkan keberadaan taman tersebut untuk kegiatan yang positif.
         “Terutama ibu-ibu PKK yang hobi menanam, bisa ditambah tanaman lain. Atau membuat kegiatan pelatihan misalnya, yang intinya bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya didampingi Lurah Wonodri, Agus Santosa.
         Lebih lanjut Ari Djoko menambahkan, keberadaan taman toga di Jalan Wonodri Baru tersebut diharapkan juga bisa memotivasi warga lain di wilayah Semarang Selatan. Pihaknya mendukung segala bentuk kreatifitas dan inovasi warga yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
       “Kami lihat di wilayah Semarang Selatan masih banyak lahan milik pemkot yang bisa dimanfaatkan warga untuk membuat taman atau ruang publik lainnya. Kami dukung penuh, biar lingkungan sekitar jadi hijau dan sehat,” imbuhnya.  (El)