Home Headline Lagi, Pengedar Sabu Ditangkap Polres Salatiga

Lagi, Pengedar Sabu Ditangkap Polres Salatiga

3545
Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku.

Salatiga, 2/1 (BeritaJateng.net) – Jajaran Satresnarkoba Polres Salatiga kembali berhasil meringkus pengedar sabu-sabu yang beroperasi di Salatiga. Pelaku digrebek pada malam perayaan tahun baru di halaman toko Aston printer dekat pom bensin, jalan Imam Bonjol Sidorejo Kota Salatiga.

Pelaku diketahui bernama Mido Catur Prasetyo (30) warga kampung Ngentak Mulyo Rt 08 Rw 05 Kutowinangun Tingkir Kota Salatiga. Dari tangan pelaku polisi mengamankan, 7 paket sabu terbungkus plastik klip dengan berat 4,00 gram, 2 paket sabu terbungkus plastik klip bening dengan berat 1,23 gram, 1 paket ganja kering dibungkus kertas koran dengan berat kotor berikut kertas koran berat 54,30 gram.

Barang bukti lainya 1 paket kecil ganja kering dibungkus koran dengan berat kotor berikut kertas korannya seberat 3,81 gram, 1 buah timbangan digital merk CHQ, 1 buah lakban, 2 pak plastik klip bening, 1 buah celana pendek warna hitam, 1 buah HP Samsung duos model GT-C3263 warna hitam berikut simcard indosat, 1 unit sepeda motor Satria FU no. Pol H-4608-UG warna hitam tanpa kunci.

Pelaku yang diamankan Polres Salatiga karena kedapatan sebagai pengedar sabu-sabu di Salatiga.
Pelaku yang diamankan Polres Salatiga karena kedapatan sebagai pengedar sabu-sabu di Salatiga.

Kasat Narkoba Polres Salatiga AKP Siti Markumah, SH, MH mengatakan, penangkapan pelaku berkat kejelian anggota narkoba di lapangan yang mengamati gerak gerik pelaku.

“Semua anggota pada malam itu memang kita terjunkan untuk mengawasi dan mengamankan malam perayaan tahun baru, dan kebetulan ada yang mencurigakan kemudian kita lidik dan kita tangkap, dari penangkapan itu ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu dan ganja,” ujarnya.

Tanpa melakukan perlawanan, pelaku digelandang ke Mapolres Salatiga guna pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.

“Kita masih mengembangkan apakah ada kaitannya dengan dua pelaku yang kita tangkap sebelumnya atau tidak. Semua masih kita dalami dan kita kembangkan,” pungkas Markumah. (BJ)