Home Headline Lagi, Limbah Kimia Misterius Ditemukan di Ngaliyan Semarang

Lagi, Limbah Kimia Misterius Ditemukan di Ngaliyan Semarang

321
Limbah Kimia Misterius Kembali Ditemukan di Ngaliyan Semarang

Semarang, 12/7 (BeritaJateng.net) – Limbah kimia misterius kembali ditemukan di lahan kosong dan sebuah gudang kawasan RT 9 RW 10, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Limbah kimia tersebut mirip yang ditemukan di bantaran Banjirkanal Barat (BKB) karena laporan dari warga setempat.

Giri salah satu warga mengatakan limbah tersebut sudah berada di wilayahnya sekitar dua minggu. Dia menduga limbah tersebut dari daerah tetangga yang sengaja dibuang.

“Saya tidak bilang limbah ini berbahaya atau tidak, tapi keberadaannya mengganggu warga sekitar karena aromanya tidak enak,” ujarnya.

Gudang yang digunakan untuk menyimpan limbah itu diminta disegel pihak berwajib. Dia meminta agar keberadaan limbah tersebut segera dihilangkan dari wilayahnya.
“Karena baunya mengganggu masyarakat sekitar karena lokasinya dekat dengan pemukiman warga,” imbuhnya.

Kapolsek Ngaliyan, AKP R. Justinus menerangkan, pihaknya akan mengisolasi wilayah tersebut. Kemudian pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang limbah kimia misterius tersebut.

Limbah Kimia Misterius Kembali Ditemukan di Ngaliyan Semarang

“Jika itu memang limbah berbahaya dan mencemari lingkungan kita akan lakuykan upaya hukum sesuai dengan ketentuan yang ada. Tapi tentunya kita tunggu dulu hasil laboratorium limbah tersebut, penyelidikan berbasis ilmiah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Fajar Purwoto menerangkan, limbah tersebut memang mirip yang ditemukan di bantaran Banjirkanal Barat (BKB). Pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat soal limbah kimia tersebut yang ternyata jumlahnya sangat banyak.

Dia menegaskan limbah tersebut bukan berasal dari Kota Semarang. Pihaknya berharap ada informasi dari masyarakat sehingga cepat ditemukan pelakunya.

“Pembuangan limbah ini ada unsur kesengajaan, jadi kita akan limpahkan ke pihak kepolisian. Ini ada indikasi seperti jaringan jadi perlu diselidiki lebih lanjut. Ini merugikan warga Kota Semarang dan saya pastikan limbah ini bukan dari Kota Semarang,” tandasnya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here