Home Lintas Jateng Kunjungi Desa Tengah Hutan, Bupati Blora Dicurhati Jalan Rusak hingga Pupuk Langka

Kunjungi Desa Tengah Hutan, Bupati Blora Dicurhati Jalan Rusak hingga Pupuk Langka

131
0
Kunjungi Desa Tengah Hutan, Bupati Blora Dicurhati Jalan Rusak hingga Pupuk Langka
           BLORA, 8/11 (BeritaJateng.net) – Bupati Blora Joko Nugroho melakukan kunjungan di desa tengah hutan di kecamatan Randublatung Rabu (7/11/2017). Di desa tersebut bupati dicurhati warga jalan rusak hingga pupuk langka.
          Dengan mengendarai motor trail, bupati Bloro Joko Nugroho melakukan kunjungan kerja di desa tengah hutan yakni di desa Dukuh Gumeng, Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung. Di desa ini bupati meninjau langsung  kerusakan jalan hingga lokasi pembangunan Dam di aliran sungai sendang putri.
         Parji, salah satu warga meminta agar Pemkab bisa segera memperbaiki jalan menuju desanya yang saat ini kondisinya rusak parah dan belum tersentuh pembangunan. Selain jalan rusak, warga juga mengeluhkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk di musim tanam.
          “Kapan Pak, jalan kita diperbaiki? Kami minta kalau bisa bulan depan mulai dibangun,” tanya Parji.
          Menanggapi keluhan tersebut bupati Joko nugroho mengatakan pembangunan jalan baru akan dilakukan pada tahun anggaran 2018.
        “Ini kami usulkan sebesar Rp 2 miliar untuk membangun jalan dari Gumeng menuju Tanggel. Akan direalisasikan di tahun anggaran 2018. Kita tidak bisa ketika ingin membangun, langsung dikerjakan. Mekanisme pembangunan atau penggunaan anggaran yang ada di Pemkab, perencanaan harus dilakukan satu tahun sebelumnya. Sehingga saat ini diusulkan, realisasinya nanti dalam APBD 2018 yang sedang disusun. Sabar dulu nggih,” ungkap Bupati.
Kunjungi Desa Tengah Hutan, Bupati Blora Dicurhati Jalan Rusak hingga Pupuk Langka

Sementara itu, Menyikapi kelangkaan pupuk, Bupati memastikan bahwa sudah diajukan penambahan kuota pupuk bersubsidi untuk para kelompok tani.

“Sudah kita ajukan ke provinsi, semoga segera disetujui dan sampai Desember nanti tidak akan kekurangan pupuk lagi,” lanjutnya.
          Selain mengecek kondisi kerusakan jalan dari Gumeng menuju Tanggel. Bupati yang juga melakukan peninjauan proyek pembetonan jalan yang ada di depan Balaidesa Tanggel. Ia menginginkan agar Desa Tanggel terus berkembang dan membangun.
           Dengan dana Rp 2 miliar saya rasa cukup untuk membangun jalan dari Gumeng ke Tanggel yang panjangnya sekitar 3 kilometer lebih sedikit. Bentuk perbaikannya dengan pemadatan jalan makadam terlebih dahulu, pasalnya tanahnya masih berupa tanah hutan yang labil sehingga tidak cocok di aspal.
(MN/EL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here