Home Lintas Jateng Kunjungan Wisatawan ke Goa Kreo Turun Drastis

Kunjungan Wisatawan ke Goa Kreo Turun Drastis

426
0
Para blogger nusantara melakukan 'feeding monkey' atau prosesi memberi makan kera di Gua kreo Semarang.
       SEMARANG, 4/1 (BeritaJateng.net) – Musim liburan Tahun Baru 2019 sejumlah tujuan wisata di Kota Semarang ramai dipadati wisatawan. Di antaranya objek wisata Goa Kreo yang terletak di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang Jateng.
       Kepala UPTD Goa Kreo dan Agrowisata Mamit Sumitra mengatakan pada hari liburan tahun baru kali ini tercatat sebanyak 1.500 wisatawan datang ke Goa Kreo.
       Menurut Mamit, dibanding tahun 2018 jumlah pengunjung pada objek wisata Goa Kreo tahun ini mengalami penurunan. Tahun lalu, katanya wisatawan di hari pertama tahun baru mencapai 7.000 orang.
      “Kelihatannya hari ini sudah puncaknya. Sejak Natal kemarin pengunjung berkisar diangka 1.000 sampai 1.500 orang saja,” katanya.
       Mamit menerangkan, sepanjang liburan tahun baru 2019 pengunjung yang datang ke objek wisata Goa Kreo disuguhi aneka hiburan. “Harga tiket sama saja mau liburan atau Sabtu-Minggu sebesar Rp 5.000 ribu tambah pada Rp 2.000 ribu,” jelasnya.
       Agar pengunjung pulang tidak dengan tangan kosong, ia berencana mengembangkan alternatif pilihan bagi wisatawan oleh-oleh berupa souvernir. Hingga sekarang realisasi program itu masih dikaji.
       Seorang wisatawan Ahmad Taufik (30) asal Cikeas, Bogor Jawa Barat mengaku terkesan dengan pemandangan di lokasi wisata Goa Kreo. Menurutnya, potensi yang ada dapat dikembangkan lebih baik diantaranya menambah areal parkir.
        “Baru pertama kali ke Goa Kreo. Keren, unik dan ada petilasan Sunan Kalijaga. Tapi akses ke lokasi jalan sempit, tempat parkir juga kurang luas,” katanya.
        Ia menambahkan, tali-tali yang ada di tebing atas goa hendaknya juga diperiksa secara berkala khususnya manakala pengunjung meningkat seperti saat wisata kali ini.
       Selain ke Goa Kreo, ia bersama keluarga terlebih dahulu mengunjungi objek wisata Sam Poo Kong. “Lalu kamar mandi kalau bisa ditambah, ada diseberang taman dan kuliner. Jika cuma di dekat goa kan kasihan pengunjung, jauh,” imbuhnya. (El)