Home Lintas Jateng Kunjungan ke Blora, Wagub Heru Dapat Kejutan dari Kaum Difabel

Kunjungan ke Blora, Wagub Heru Dapat Kejutan dari Kaum Difabel

31
0
Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko menerima karya batik kaum difabel Blora.
            BLORA, 6/10 (BeritaJateng.net)- Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mendapat kejutan dari kaum difabel dalam kunjungannya ke kabupaten Blora pada Jumat (6/10/2017). Heru yang saat itu sedang memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di pendopo rumah dinas bupati Blora tiba-tiba dibuat terkejut oleh seorang penyandang disabilitas yang maju ke depan dan memberinya sebuah kain batik.
              “Nama saya Kandar, dari komunitas difabel Blora. Saya ingin memberi pak wakil gubernur batik karya kaum difabel Blora. Saya berharap pemerintah provinsi tahu kalau di Blora ada kaum difabel yang bisa batik. Selain itu saya juga meminta bantuan mesin jahit agar penyandang difabel Blora bisa menjahit sendiri kain batik buatannya,” ujar Kandar di hadapan wakil gubernur Heru Dudjatmoko, dengan disaksikan oleh bupati Blora Joko Nugroho, wakil bupati blora Arif Rahman dan sekda kabupaten Blora Bondan Sukarno.
             Bupati Blora Joko Nugroho yang saat itu berada disamping Heru  langsung berdiri dari atas kursinya dan  mengambil pengeras suara. “Ini adalah pak Kandar, orangnya luar biasa. Dia adalah  difabel Blora yang menekuni dunia batik. Kemarin waktu pameran di blok T, batiknya juga kita borong semua,” ungkap Koko sapaan akrab Joko Nugroho dihadapan wakil gubernur Jawa tengah.
                Anggota komunitas difabel Blora saat ini mencapai hampir 700 orang. Mereka baru sekitar satu bulan belajar batik atas bimbingan pemerintah kabupaten.
              Menurut Kandar, kain batik yang ia berikan adalah batik motif ranting jati patah. Batik ini adalah karya temen-temen difabel Blora yang sengaja diberikan kepada wakil gubernur Jawa tengah. “Blora kan terkenal jatinya, jadi saya bersama teman-teman sengaja membuat motif ranting jati patah. Sekitar satu bulan kami membuat kain batik ini,” tambah Kandar.
             Heru yang tidak menyangka bakal mendapat hadiah kain batik dari seorang penyandang disabilitas langsung mengahampiri Kandar. Heru merasa terhormat dan berjanji akan melihat hasil karya mereka ketika berkunjung lagi ke Blora. “Saya terima sebagai suatu kehormatan, bayangkan kalau tidak saya terima, sakit kan. Saya ingin supaya dia senang. Suatu saat insyaa Allah kami akan melihat karya mereka,” ucap Heru.
              Sementara itu, ditanya mengenai permintaan mesin jahit, Heru mengaku berencana akan memberinya. “Meski pak bupati bilang cukup, tapi kita akan perhatikan juga,” terangnya.
 (MN/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here