Home Lintas Jateng Kunjungan Jokowi ke Kudus Ditunda

Kunjungan Jokowi ke Kudus Ditunda

Jokowi

Kudus, 29/1 (BeritaJateng.net) – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke lokasi yang hendak dibangun Waduk Logung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang awalnya dijadwalkan Sabtu (31/1) ditunda, kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Noor Yasin.

“Berdasarkan informasi dari pihak protokol kepresidenan melalui Sekda Provinsi Jateng pada Rabu (28/1) malam ditunda,” ujarnya di Kudus, Kamis.

Informasi yang diterima, kata dia, rencana kunjungan Presiden ke Jawa Timur dan Jateng memang ditunda.

Untuk saat ini, kata dia, Pemkab Kudus masih menunggu informasi lebih lanjut terkait rencana kunjungannya ke Kudus untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Waduk Logung.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Prsiden Jokowi dijadwalkan berkunjung ke Kudus pada 29 Januari 2014, namun ada perubahan menjadi Sabtu (31/1).

Namun, jadwal terbaru tersebut juga kembali tertunda.

Rencananya, Presiden Jokowi dijadwalkan tiba di Kudus sekitar pukul 10.30 WIB setelah pada hari yang sama mengunjungi Solo.

Tempat yang disiapkan untuk dikunjungi Presiden terdapat beberapa titik, salah satunya di Desa Tanjungrejo, mengingat lokasi yang hendak dibangun waduk terdiri atas lahan di Desa Tanjungrejo dan Desa Honggosoco (Kecamatan Jekulo), Desa Kandangmas dan Rejosari (Kecamatan Dawe).

Rencana pembangunan Waduk Logung sendiri dimulai sejak tahun 1970 dan akhirnya tahun ini baru bisa terlaksana, meskipun masih ada gugatan perdata dari warga pemilik lahan karena menuntut ganti lahan dan ada yang menuntut pengukurannya sesuai luas areal lahan yang ada.

Untuk menuntaskan pembebasan lahan tersebut, Pemkab Kudus menempuh jalur konsinyasi atau uang ganti untung yang dititipkan di Pengadilan Negeri Kudus.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, masih ada 68 bidang tanah yang belum mau menerima tawaran harga jual tanah dari Pemkab Kudus sebesar Rp28.000 per meter persegi untuk tanah miring dan Rp31.000/meter persegi untuk tanah.

Akhirnya, Pemkab Kudus menempuh jalur konsinyasi dengan menyerahkan 68 berkas atau bidang tanah yang tersebar di empat desa ke Pengadilan Negeri Kudus.

Untuk Desa Kandangmas tercatat ada 55 berkas, sedangkan Desa Tanjungrejo (Kecamatan Jekulo) sebanyak 11 berkas dan dua berkas masing-masing di Desa Honggosoco (Kecamatan Jekulo) dan Rejosari (Kecamatan Dawe).

Sementara jumlah uang yang dititipkan ke PN Kudus sebesar Rp4,05 miliar.

Warga yang menerima tercatat hanya enam warga yang menyatakan menerima tawaran pembebasan lahan, selebihnya ada yang mengajukan gugatan dan sebagian kecil tidak bersikap. (ant/BJ)