Home Headline Kubu Agung Laksono Berniat Ajukan Kasasi

Kubu Agung Laksono Berniat Ajukan Kasasi

290
0
Ilustrasi

IlustrasiJakarta, 2/2 (Beritajateng.net) – Pengurus DPP Partai Golkar pimpinan Agung Laksono menyatakan berniat mengajukan kasasi atas gugatannya, terkait kepengurusan Golkar kubu Aburizal Bakrie, yang ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Nanti kita bisa mengajukan kasasi, setelah mahkamah partai memberikan keputusan. Lalu kami akan menyampaikannya ke MA,” kata Ketua Bidang Hukum Golkar Lauren Siburian di Jakarta, Senin.

Lauren Siburian mendorong mahkamah agar partai segera mengambil kesimpulan atas kepengurusan Partai Golkar yang sah. Karena sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2/2011 tentang Parpol, mahkamah partai diberikan waktu 30 hari setelah putusan pengadilan.

Menurut Lauren, pada dasarnya PN Jakpus bukan menolak gugatan yang dilayangkan kubu Agung Laksono, melainkan tidak bisa menerima gugatan tersebut karena dinilai mekanisme penyelesaian melalui mahkamah partai belum ditempuh.

Dia menyampaikan bahwa majelis hakim telah menunjuk Mahkamah Partai Golkar yang diketuai Muladi dan beranggotakan Jasri Marin, Andi Mattalata, Natabaya, serta Aulia Rahman, untuk mengambil keputusan.

“Selanjutnya biarkan mahkamah partai yang bersikap,” kata Lauren.

Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan dirinya menyambut baik putusan PN Jakpus yang mengembalikan persoalan Golkar untuk diselesaikan melalui Mahkamah Partai.

Menurut Agun, dengan putusan PN Jakpus tersebut maka pihak Agung Laksono selaku penggugat dapat meminta dan mendesak Mahkamah Partai untuk segera bersidang.

“Dalam tempo 14 hari apabila Mahkamah Partai tidak melaksanakan perintah PN dimaksud, atau dalam Putusannya memenangkan pihak “Munas Bali”, maka Penggugat akan mengajukan Kasasi Ke Mahkamah Agung,” tegas Agun.

Sejalan Sementara itu, kata Agun, putusan PN Jakpus sejalan dengan putusan PN Jakarta Barat, dimana kubu Ical melayangkan gugatannya.

PN Jakbar menurut Agun, juga memutuskan bahwa penyelesaian perselisihan Golkar harus dilakukan melalui mediasi diantara kedua pihak yang harus dilakukan paling lama 40 hari.

“Artinya kedua proses hukum di PN Jakpus maupun Jakbar sama sama memutuskan penyelesaiannya melalui mekanisme internal partai,” kata Agun.

Sebelumnya kuasa hukum Golkar kubu Aburizal Bakrie, Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa gugatan kubu Agung Laksono atas kepengurusan partai beringin secara tidak langsung ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Majelis Hakim PN Jakarta Pusat hari ini mengabulkan eksepsi tergugat (kubu) Aburizal Bakrie, atas kompetensi absolut dan relatif bahwa PN Jakpus tidak berwenang mengadili gugatan Agung Laksono,” tulis Yusril dalam akun Twitternya @Yusrilihza_mhd yang dikutip di Jakarta, Senin.

Yusril menyampaikan bahwa seluruh argumen dari tim kuasa hukum Aburizal Bakrie diterima majelis hakim bahwa PN Jakpus tidak berwenang mengadili gugatan kubu Agung Laksono.

Sebab, kata dia, berdasarkan pasal 32 jo ps 33 UU Parpol, perkara perselisihan parpol harus diselesaikan secara internal melalui mahkamah partai.(ant/Bj02)