Home News Update Kreativitas dan Re-Branding Mahasiswa FISIP Undip Dalam PR Food Fair

Kreativitas dan Re-Branding Mahasiswa FISIP Undip Dalam PR Food Fair

Semarang, 14/12 (BeritaJateng.net) – Humas Prodi D III Public Relations (PR) Universitas Diponegoro (Undip), HMPS FISIP menggelar acara bertema ‘PR Food Fair’ di kampus FISIP Tembalang, Senin (14/12).

Berdasarkan penjelasan dari Mahasiswa PR, Erra Wahyu, acara PR Food Fair ini terselenggara karena ingin memberi wadah pada mahasiswa FISIP jurusan PR, khususnya mahasiswa semester 3 pada mata kuliah Komunikasi Pemasaran Terpadu (KPT).

“Kita dalam mata kuliah KPT ini mendapat tugas untuk membuat produk. Selain itu juga ada re-branding dalam menciptakan inovasi baru dan membuat beragam varian rasa,” terang Erra.

Erra menambahkan tujuan diadakannya acara ini memberikan wadah bagi mahasiswa dalam rangka menunjang kreativitasnya supaya bisa tersalurkan, khususnya dalam bidang masak-memasak.

Pesertanya dibagi per kelompok yang terdiri dari 20 stand, mahasiswa PR sendiri ada 2 kelas yang masing-masing kelas jumlah mahasiswanya 60 orang.

“Pihak Dosen FISIP sangat mendukung atas terselenggaranya food fair ini. Beliau ikut berkeliling dan menilai dari segi kreativitas, rasa dan harga dari masing-masing stand,” ujar Erra.

Acara ini baru pertama kali digelar Humas FISIP, oleh karena itu Erra dan mahasiswa yang lain mengemas sedemikian rupa, bebas dan menarik tampilan standnya.

“Usai acara, dari PR juga akan ada evaluasi internal mengenai program food fair yang rencananya dibuat acara tahunan,” imbuh Erra.

Erra mengaku dengan adanya acara ini bisa melatih mahasiswa dalam memasarkan produk, rebranding, serta membuat olahan yang unik-unik. Kisaran harga produknya pun terjangkau mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu.

Sementara itu, Chika Dessy Putri mahasiswi PR 1 2014 dari kelompok stand Biting Kres mengungkapkan bahwa ia dan kelompoknya sangat teredukasi terutama saat berkomunikasi dengan konsumen.

“Harapannya dengan acara ini penjualan biting kres semakin meningkat, dan bisa mempererat tali silaturahmi dengan senior. Selain itu, biar orang tahu bedanya dengan jajanan lain, biting kres rasanya enak dan gak nusuk di gigi,” ujar Chika sembari bersemangat menerangkan produknya.

Chika juga memamerkan varian rasa produk biting kresnya, seperti Rasa Ayam, Balado, Jagung Manis, dan Pedas. Berdasarkan pengamatannya, yang paling laku adalah rasa ayam dan pedas, disusul balado dan jagung manis.

Satu Cup isi 70 gram dibandrol Chika dan kelompoknya dengan harga Rp 7 ribu. Selama 3 minggu ini mereka bisa menjual hingga 150 an Cup biting kres. (BJT01)