Home News Update KPUD Purbalingga Siap Gelar Gerakan Coklit Serentak

KPUD Purbalingga Siap Gelar Gerakan Coklit Serentak

311
0
Para peserta Rakor pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilgub dan Pilwagub Jateng 2018, di Aula KPUD Purbalingga.
             Purbalingga, 8/1 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purbalingga siap menggelar gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak atau gerakan coklit sejuta rumah, pada Sabtu (20/1) mendatang, terkait Pilkada Serentak 2018. Gerakan coklit ini untuk pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih, yang melibatkan  seluruh stakeholder, mulai dari penyelenggara pemilu, pemerhati kepemiluan, tokoh agama, hingga masyarakat.
            “Melalui gerakan coklit serentak ini, diharapkan ada perhatian yang lebih luas dari masyarakat, sehingga memunculkan kesadaran yang lebih dari masyarakat untuk ikut terlibat,”  ujar Eko Setiawan,ST, anggota KPUD Purbalingga dari Divisi Perencanaan dan Data pada Rapat Koordinasi  pembentukan  Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilgub dan Pilwagub Jateng 2018, di Aula KPUD Purbalingga, Senin (8/1).
           Rakor diikuti 36 peserta utusan dari Panitia Pemilihan  Kecamatan (PPK) se Purbalingga,khususnya dari Divisi Perencanaan dan Data, dan Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia  (Parmas dan SDM). Sementara ikut memberikan materi pula dalam  kesempatan itu, Sukhedi,S.Ag dari Divisi Parmas dan SDM  KPUD Purbalingga.
              Untuk diketahui, tahapan Pilkada serentak se Indonesia, kini memasuki tahapan pelaksanaan coklit PPDP, mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018.Berdasarkan data terbaru dari KPUD  Purbalingga, kini terdapat 28.860.584 pemilih yang berhak menggunakan hak pilihnya pada Pilgub Jateng 2018 pada 27 Juni 2018 mendatang.Perinciannya, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup tahun 2015 sebanyak 27.409.316 ditambah pemilih pemula 1.451.268.
Eko Setiawan mengakui, selama ini, coklit  digelar tidak beraturan dan terkesan hanya jadi rutinitas belaka. Padahal Coklit ini merupakan tahapan penting dalam Pemilu.”Dan KPUD Purbalingga siap menggelar gerakan coklit serentak, seperti diperintahkan KPU pusat, agar bisa masuk Museum Rekor Indonesia (MURI),” ujarnya.
Eko Setiawan menandaskan, pada hari Sabtu (20/1) mendatang, semua penyelenggara Pemilu dari tingkat KPUD Purbalingga,PPK, PPS hingga PPDP berada di  lapangan semua. Tidak ada satu pun yang berada di kantor
“Satu komisioner KPUD minimal melakukan coklit dengan mendatangi lima rumah. PPK dan PPS demikian juga bersama PPDP,” tegasnya.
Gerakan Coklit serentak ini diharapkan memberikan semangat kepada Pantarlih untuk melakukan coklit sejak hari dijadwalkannya coklit. Kebiasaan selama ini, Pantarlih melakukan coklit di hari-hari terakhir.
          “Sebab itu, kami ingin mendorong, sejak hari pertama, mereka harus aktif mencoklit,”  tegas Eko Setiawan.
            Eko Setiawan menyambut baik rencana gerakan coklit serentak se Indonesia atau gerakan coklit sejuta rumah ini. Gerakan ini dapat dimanfaatkan untuk memastikan bahwa Pantarlih mencatat data pemilih secara detil. Salah satunya yakni data pemilih disabilitas berikut jenis disabilitas.
            “Ini program yang bagus. Artinya, anggota KPU dari pusat sampai PPS bisa mengecek langsung bagaimana kerja Pantarlih di lapangan,” ujarnya. (yit/El)