Home News Update KPU Undang Tiga Paslon Untuk Cek Desain Kertas Suara Pilwakot Semarang 2015

KPU Undang Tiga Paslon Untuk Cek Desain Kertas Suara Pilwakot Semarang 2015

P_20151027_150324

Semarang, 28/10 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengundang seluruh pasangan calon untuk mengecek desain kertas suara untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2015.

“Kami mengundang seluruh pasangan calon untuk fiksasi atau memastikan desain surat suara, termasuk ‘image security’ surat suara,” kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono di Semarang, Selasa.

Ia menjelaskan sudah mendapatkan informasi pemenang lelang untuk pengadaan surat suara pilkada sehingga seluruh pasangan calon harus memastikan desain surat suara, terutama pada gambar masing-masing.

Jadi, kata dia, surat suara bisa segera dicetak jika seluruh pasangan calon menyetujui, sebab dimungkinkan terjadi revisi desain apabila ada pasangan calon yang tidak setuju desain tersebut.

“Desainnya kami dapatkan dari masing-masing calon. Makanya, kami tunjukkan ‘dummy’ (tiruan) surat suaranya sesuai desain yang dikirimkan. Bagaimana, apakah pasangan calon menyetujui ‘dummy’ itu,” katanya.

Menurut dia, KPU akan menyerahkan desain yang disetujui kepada pemenang lelang agar minggu pertama November 2015 bisa persiapan cetak dan pencetakan akan dilakukan pada akhir November mendatang.

“Untuk pencetakan surat suara, sesuai informasi hanya membutuhkan waktu 25 jam untuk sebanyak 1,1 juta surat suara. Setelah itu, kami sortir, lipat, kemas, dan segera didistribusikan,” kata Henry.

Secara umum, kata dia, semua pasangan calon sudah menyetujui desain yang mereka sampaikan kepada KPU Kota Semarang meski ada beberapa pasangan calon yang menginginkan beberapa revisi atas desain.

“Pasangan Soemarmo HS-Zuber Safawi (MaZu) yang datang pertama kali secara umum setuju dengan desain. Mereka hanya menginginkan revisi aspek perwajahan dan warna dari desain surat suara,” pungkasnya.

Pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) yang hadir berikutnya menyepakati desain yang disampaikan kepada KPU Kota Semarang meski ada sejumlah revisi yang dilakukan.

“Kami tadi sudah menyampaikan secara prinsip menyetujui desain (surat suara, red.) yang akan dicetak. Perubahan yang kami inginkan hanya penghilangan logo di pakaian yang kami kenakan,” katanya.

Hendi mengatakan pasangan Hebat (Hendi-Ita Bersama Rakyat) menginginkan pakaian yang kami kenakan di foto itu putih bersih sebagaimana keseharian pasangan itu sehingga logo Hebat dihapuskan.

“Kami ingin tampil dengan pakaian putih bersih sebagaimana pakaian yang kami kenakan sehari-hari saat kampanye. Logo Hebat kami minta dihilangkan.Putih bersih mencerminkan hati kami berdua,” katanya.

DSC09944

Sementara itu, pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono-Zuber Safawi (SiBagus) mengaku desain itu sudah sesuai dengan yang diinginkan sehingga tidak perlu revisi apapun atas desain yang disampaikan.

“Kami menyetujui sesuai dengan apa yang kami inginkan sebagaimana revisi dari contoh sebelumnya. Kalau terlalu banyak perubahan, kami khawatir akan memengaruhi waktu pencetakan surat suara,” katanya. (Bj/ant)