Home Lintas Jateng KPU Surakarta Mulai Buka Pendaftaran Cawalkot

KPU Surakarta Mulai Buka Pendaftaran Cawalkot

KPU
Solo, 22/1 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Jawa Tengah, mulai menyiapkan pembukaan pendaftaran bakal calon wali kota setempat yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah 2015.
“Pendaftaran bakal calon itu dilakukan pada bulan Februari 2015. Nantinya para bakal calon yang memenuhi syarat bisa mendaftarkan diri kepada KPU Kota Surakarta. Para calon tersebut bisa dari partai politik peserta pemilihan umum dan juga dari calon independen atau perseorangan,” kata Ketua KPU Kota Surakarta Agus Sulistyo di Solo, Kamis.
Ia mengatakan partai yang akan mengajukan bakal calon wali kota harus memiliki minimal 20 persen dari total kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta atau memiliki sembilan wakil di DPRD pada periode kali ini.
Dengan acuan itu, katanya, hanya PDI Perjuangan yang bisa mengajukan sendiri calon untuk maju pilkada.
Dia mengatakan partai-partai lain yang akan mengusung jagonya maju dalam pilkada, harus berkoalisi dengan partai lain yang memiliki kursi di DPRD.
Jika tidak berkoalisi, katanya, partai yang bersangkutan tidak bisa mengirimkan calonnya dalam pilkada.
Ia menyebutkan dengan hitung-hitungan yang ada, maksimal hanya ada tiga calon yang bisa dimunculkan dari partai politik, yakni dari PDI Perjuangan dengan mengusung sendiri calonnya, sedangkan sisanya calon yang diusung oleh koalisi parpol.
Agus mengatakan untuk calon perseorangan yang ingin maju, harus mengumpulkan dukungan minimal 22.000 warga di kota itu.
Dukungan itu, katanya, harus dibuktikan secara autentik dengan mengumpulkan data melalui kartu tanda penduduk (KTP) dari masing-masig pendukung calon.
“Syaratnya dua itu, kalau memenuhi syarat tinggal mendaftar ke KPU,” katanya.
Ia mengatakan setiap bakal calon yang sudah mendaftar, tidak boleh berpindah-pindah ke partai lain, saat proses pemilihan berlangsung.
Ia mengatakan kendaraan politik yang digunakan harus sama ketika mendaftar sebagai bakal calon dan juga sebagai calon resmi.
Hal itu, katanya, untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan.
Jabatan Wali Kota Surakarta berakhir pada Juli 2015, sedangkan pilkada akan dilakukan pada Desember 2015. Untuk mengisi kekosongan jabatan, akan ditunjuk pelaksana tugas wali kota.
“Memang ini aturan dari pusat seperti itu, pilkada akan dilakukan serentak pada akhir Desember,” katanya.
Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo belum memiliki niat untuk mencalonkan diri menjadi wali kota lagi.
Ia mengaku akan mencalonkan kembali menjadi orang nomor 1 di kota setempat jika diminta oleh masyarakat setempat.
“Kalau saya tergantung masyarakat bagaimana, mengabdi itu kan banyak caranya, tidak hanya jadi wali kota,” katanya. (ant/BJ)