Home News Update KPU Semarang Rencanakan Pilwakot 16 Desember 2015

KPU Semarang Rencanakan Pilwakot 16 Desember 2015

KPU

Semarang, 4/2 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang merencanakan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat bakal digelar pada 16 Desember 2015.

“Ini merupakan informasi terkini dari perkembangan dinamika politik perintah KPU pusat,” kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono usai sosialisasi pilkada, di Semarang, Rabu.

Jadwal yang direncanakan itu sudah disusun menggantikan jadwal semula pada 18 April 2015, kata dia, tetapi kalau nanti ada perkembangan bisa saja diundur hingga Februari 2016.

Menurut dia, sosialisasi itu dilakukan dengan mengundang sejumlah “stakeholder” dari partai politik dan pemuda untuk berbagi informasi terkait mekanisme pilkada di Kota Semarang.

“Aturan yang disosialisasikan adalah terkait dengan peraturan KPU yang sedang disepakati dan belum direvisi, atau usulan yang berkembang dalam pembahasan di DPR RI,” tukasnya.

Jadi, kata dia, apabila nantinya sudah ditetapkan sebagai aturan definitif maka masyarakat dan parpol tidak akan ketinggalan informasi karena sudah dikomunikasikan jauh-jauh hari.

“Aturan KPU terkait kampanye pemilihan wali kota yang difasilitasi KPU diharapkan dapat berdampak baik untuk estetika kota dan bagi calon wali kota yang maju nantinya,” ujar dia.

Ia mengatakan seluruh kegiatan calon wali kota pada masa kampanye pilwakot nantinya akan diambil alih oleh KPU sebagai upaya untuk menekan calon wali kota mengeluarkan banyak uang untuk kampanye.

Henry mengatakan KPU kabupaten/kota akan memfasilitasi kegiatan yang dilakukan para calon wali kota pada sosialisasi dan kampanye, termasuk penyebaran alat peraga, bendera, dan baliho, serta debat publik.

“Ini untuk membatasi alat peraga kampanye calon wali kota berada di tempat-tempat yang tidak semestinya yang bisa merusak estetika kota. Makanya, dicover oleh KPU,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Supriyadi mengaku sangat mengapresiasi langkah KPU untuk memfasilitasi sosialisasi para calon yang maju pada pilwakot.

“Jika kampanye dan sosialisasi memang difasilitasi oleh KPU, bukan oleh calon yang bersaing pada pilwakot, kami berharap sosialisasinya bisa sampai ke lapisan masyarakat paling bawah,” katanya. (ant/BJ)