Home News Update KPU Kota Semarang Bakal Bentuk Relawan Demokrasi 

KPU Kota Semarang Bakal Bentuk Relawan Demokrasi 

KPU Kota Semarang saat melaunching tahapan Pilwakot Semarang 2015
KPU Kota Semarang saat melaunching tahapan Pilwakot Semarang 2015
KPU Kota Semarang saat melaunching tahapan Pilwakot Semarang 2015

Semarang, 13/10 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang berencana membentuk Relawan Demokrasi (Relasi) untuk menggiatkan kegiatan sosialisasi menarik partisipan dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwakot) Semarang 2015.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono mengatakan, Relawan Demokrasi (Relasi) ini dibentuk untuk menggaet empat segmen yakni pemilih pemula, pemilih perempuan, segmen different ability atau disabilitas, dan pemilih agama.

“Memang bukan hal yang mudah untuk mencari relawan dari empat segmen ini, bahkan hingga saat ini baru enam orang yang mendaftar. Padahal kami butuh total 16 orang yang bisa berkomunikasi dengan seluruh segmentasi,” ujar Henry.

Menurut Henry, KPU membuat batasan pembentukan Relasi hingga 15 Oktober 2015. “Karena target hingga tanggal 15 Oktober 2015 ini Relasi harus sudah terbentuk, akhirnya kami libatkan instansi dan kelompok-kelompok masyarakat, seperti Dinas Sosial, Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia), Dinas Pendidikan dan organisasi kepemudaan yang akan mengerahkan pemilih pemula,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, relawan demokrasi memang bekerja bersama-sama sesuai iklasan mensosialisasikan Pilwakot bersama KPU, tanpa imbalan besar hanya bantuan transportasi Rp. 350 ribu perbulan.

Syaratnya pun mudah, cukup dengan menguasai empat segmentasi, seperti bisa berbicara dengan baik ditempat umum, menggerakkan masyarakat untuk memilih dan mempunyai pengalaman mengelola oragnaisasi anak.

“Relawan demokrasi sengaja dipilih dari masyarakat umum karena komunikasi mereka akan lebih mengena. Mereka akan memberikan sosialisasi dan pendidikan politik serta ajakan ikut menyukseskan Pilwakot Semarang 2015 sesuai dengan kategori masing-masing,” katanya.

Mudah-mudahan, lanjut Henry, dengan pembentukan relawan demokrasi ini kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik semakin baik sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat pada Pilwakot Semarang yang akan digelar 9 Desember 2015. (BJ05)