Home Ekbis KPU Jateng Minta Pengusaha Berikan Waktu Pekerja untuk Pencoblosan

KPU Jateng Minta Pengusaha Berikan Waktu Pekerja untuk Pencoblosan

103
0
KPU Jateng Minta Pengusaha Berikan Waktu Pekerja untuk Pencoblosan
     Semarang, 26/6 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah pada Hari Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2018 pada Rabu besok (27/5), Para pengusaha bisa memberikan waktu khusus bagi para pekerjanya untuk bisa datang ke TPS, meski Pemerintah telah menetapkan sebagau hari libur.
        Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah Ikhwanudin mengatakan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 14 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2018 Sebagai Hari Libur Nasional, maka pada 27 Juni 2018 ditetapkan sebagai hari libur nasional. Sehingga, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).
        Dengan dikeluarkannya keputusan presiden (keppres) tentang hari libur nasional pada 27 Juni 2018 besok, jelas Ikhwanudin, maka tidak ada alasan pemilih tidak bisa hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.
       Menurutnya, langkah yang dilakukan pemerintah dianggap tepat karena juga bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.
        Ikhwanudin menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak di Jateng untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 besok. Baik pemilihan gubernur atau bupati/wali kota. Sehingga, para pengusaha yang memiliki buruh atau pekerja bisa memberikan waktu khusus, agar bisa datang ke TPS. Meskipun pemerintah sudah menetapkan sebagai hari libur, namun jika pengusaha tidak ingin mengganggu produktivitas kerja bisa dilakukan dengan cara shif.
       Nantinya, bila ada pihak atau pengusaha yang menghalangi orang untuk menggunakan hak pilihnya bisa diperkarakan ke pengadilan.
       “Kita sudah koordinasi dengan Disperindag dan Disnaker terkait dengan hari libur nasional saat pencoblosan. para pengusaha bisa memberi kesempatan kepada pekerjanya untuk menggunakan hak pilihnya di TPS,” ujarnya.
        Pada pilkada kali ini KPU Jateng  tidak akan membuka TPS di luar daerah. Alasannya, tidak ada regulasi yang mengatur penyediaan TPS di luar daerah untuk pilkada serentak. (Nh/El)