Home Lintas Jateng KPU Jateng: Kampanye Lewat Medsos Tak ada Aturan Regulatif

KPU Jateng: Kampanye Lewat Medsos Tak ada Aturan Regulatif

505
0
Media Gathering KPU Jateng dengan wartawan.
        SEMARANG, 14/11 (BeritaJateng.net) – Memasuki masa kampanye, beragam sosialisasi dan aksi kampanye dilakukan para calon lewat berbagai cara. Dengan perkembangan ilmu dan teknologi, media sosial menjadi pilihan alternatif para calon gencar mempromosikan visi misinya.
       Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah mengimbau seluruh peserta pemilu untuk menghindari hoax.
        “Mereka dapat menyampaikan visi, dan misi. Selain itu menghindari hoax, ujaran kebencian, dan menjadikan pemilu tidak kondusif,” ujar Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng, Diana Ariyanti saat media gathering, Rabu (14/11/2018).
        Terkait sosialisasi para calon di media sosial (medsos), Kata Diana, tidak ada aturan secara regulatif. Namun pihaknya menghimbau agar kampanye dapat mencerdaskan pemilih agar paham dengan jejak siapa yang dipilih.
       “Ini lebih penting dibandingkan kita menciptakan pemilu damai, dan kondusif,” tuturnya.
       Menurut dia, secara aturan partai politik hanya diperbolehkan akun media sosial sosial sebanyak maksimal sepuluh akun setiap jenis medianya.
       Hal ini diatur didalam Peraturan KPU No 23 tahun 2018 tentang kampanye. “Ini untuk peserta pemilu yang terdiri dari partai politik dan perseorangan,” tuturnya. (El)