Home News Update KPU Ingatkan Parpol untuk Segera Daftarkan Calon Kepala Daerah

KPU Ingatkan Parpol untuk Segera Daftarkan Calon Kepala Daerah

image
Ilustrasi

Pekalongan, 8/1 (Beritajateng.net)- Komisi Pemilihan Umum Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengingatkan partai politik segera mendaftarkan bakal calon kepala daerah yang akan diajukan pada Pemilihan Kepala Daerah 2015.

Ketua KPU Kota Pekalongan, Basir di Pekalongan, Kamis, mengatakan meski pilkada akan digelar pada Desember 2015, parpol maupun gabungan calon perseorangan harus mendaftarkan nama kandidat balon kepala daerah karena mereka akan menjalani tahapan uji publik.

“Pilkada 2015 akan ada tahapan uji publik yang dilaksanakan enam bulan sebelum masa pencalonan, yaitu pada 13 April sampai 12 Mei 2015. Pendaftaran bakal calon yang akan mengikuti uji publik dilaksanakan mulai 26 Februari 2015,” katanya.

Menurut dia, tahapan uji publik merupakan rangkaian proses Pilkada 2015 sesuai tercantum pada Perppu Nomor 1 Tahun 2014 yang kemungkinan besar akan digunakan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilkada 2015.

“Oleh karena itu, dengan batas waktu pendaftaran yang demikian sempit atau hanya sekitar dua bulan maka seluruh parpol maupun gabungan parpol harus bersiap mengajukan bakal calon kepala daerah,” katanya.

Ia mengatakan uji publik ini mengakibatkan tahapan pencalonan kepala daerah terbagi menjadi dua, yaitu mengajukan bakal calon untuk diikkutkan dalam uji publik dan setelah itu baru mengajukan calon.

Sesuai jadwal KPU, kata dia, pencalonan kepala daerah akan dilaksanakan pada Agustus 2015, ssedangkan pilkada serentak dilaksanakan 204 daerah pada 16 Desember 2015 dengan catatan, Perppu diterima DPR sebagai dasar hukum pelaksanaan pilkada.

Komisioner KPU Kota Pekalongan, Taufiqurrahman mengatakan semua calon kepala daerah harus melewati tahapan uji publik karena hal itu menjadi salah satu syarat wajib untuk mencalonkan diri.

“Akan tetapi pada peraturannya, uji publik bukan merupakan tahapan yang dapat menggugurkan pencalonan melainkan sebagai uji kemampuan dan integritas bakal calon,” katanya.

Ia mengatakan parpol bisa mengajukan bakal calon kepala daerah apabila memenuhi syarat perolehan sedikitnya 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan legislatif.

“Adapun parpol atau gabungan parpol yang diperbolehkan menggunakan ketentuan minimal suara sah, hanya berlaku bagi parpol yang memperoleh kursi di DPRD. Untuk calon perseorangan, harus mendapat minimal syarat dukungan sebesar lima persen dari jumlah penduduk dan tersebar sekitar 50 persen dari jumlah kecamatan,” katanya.(Ant/Bj02)