Home News Update KPU Fasilitasi Alat Peraga Calon Kepala Daerah

KPU Fasilitasi Alat Peraga Calon Kepala Daerah

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 27/1 (Beritajateng.net) – Komisi Pemilihan Umum di masing-masing daerah di Provinsi Jawa Tengah yang menyelenggarakan pilkada pada 2015 akan memfasilitasi alat peraga bagi calon kepala daerah selama masa kampanye, kata Ketua KPU Jateng Joko Purnomo.

“Dengan demikian maka calon kepala daerah tidak diperbolehkan memasang alat peraga dan iklan di media massa atas nama pribadi selama masa kampanye karena akan difasilitasi oleh KPU,” katanya di Semarang, Selasa.

Ia menegaskan bahwa KPU yang telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu dan instansi terkait akan melakukan penertiban jika ada calon kepala daerah yang nekat memasang alat peraga kampanye.

“Lokasi pemasangan alat peraga kampanye juga kami tentukan sehingga tidak akan ada lagi alat peraga yang ditempelkan di pohon atau yang melintang di atas jalan,” ujar Mantan Ketua KPU Kabupaten Wonogiri itu.

Joko menjelaskan bahwa anggaran yang akan dipergunakan KPU untuk memfasilitasi pemasangan alat peraga dan iklan calon kepala daerah itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota setempat.

“Anggaran tersebut telah dialokasikan oleh masing-masing daerah yang akan menyelenggarakan pilkada pada tahun ini,” katanya.

Total anggaran yang diajukan untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah di 16 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah pada 2015 mencapai Rp325 miliar.

Anggaran pilkada untuk dua putaran yang diajukan oleh 16 KPU kabupaten/kota itu nominalnya berbeda-beda dan ada yang sudah disetujui serta masih dalam pembahasan.

Sebagai contoh, KPU Kota Semarang menganggarkan Rp46 miliar guna pilwalkot, namun ada yang menganggarkan di bawah Rp10 miliar seperti Kota Surakarta, Kota Magelang, dan Kota Pekalongan.

Jika pilkada berlangsung dalam satu putaran maka anggaran yang akan digunakan hanya separuh dari total anggaran yang diajukan.

Ke-16 daerah di Jateng yang akan melaksanakan pilkada pada 2015 itu adalah Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal, Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Blora.

Sebenarnya di Jateng ada 17 daerah yang masa akhir jabatan kepala daerahnya berakhir 2015 tapi Bupati Pemalang akan memasuki purna tugas pada akhir 2015 sehingga pelaksanaan pilkada baru dilakukan 2016.(ant/bj02)