Home Headline KPU Blora Gelar Sosialisasi Pilkada di Lapas 

KPU Blora Gelar Sosialisasi Pilkada di Lapas 

243
0
KPU Blora Gelar Sosialisasi Pilkada di Lapas 
       BLORA, 9/5 (BeritaJateng.net) – Jaring pemilih, komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten Blora menggelar sosialisasi pilkada di lembaga pemasyarakatan (lapas) kelas 2 Blora Rabu (9/5/2018). Sosialisasi disampaikan langsung komisioner KPU Blora Moesafa dengan diikuti sebanyak 239 penghuni rutan.
        Moesafa menjelaskan bahwa tujuan dilakukannya sosialisasi di Rutan adalah merupakan bentuk layanan penyebaran informasi dari KPU Blora kepada seluruh lapisan masyarakat.
        “Nah, kita melihat bahwa warga binaan ini cenderung minim akses informasi. Untuk itu, kami merasa penting untuk mnyampaikan informasi penyelenggaraan Pilgub kepada warga,” ungkap Moesafa.
        Moesafa menambahkan, sosialisasi dilakukan dengan menyampaikan mekanisme pencoblosan, nama pasangan calon hingga visi dan misinya. Diharapkan dengan mengetahui calonnya, warga binaan bisa ikut serta menggunakan hak pilihnya dalam pilkada mendatang.
        “Dalam sosialisasi ini, kita sampaikan nama Paslon hingga visi misinya,” jelas Moesafa.
        Kepala Rutan Blora, Yogha menyampaikan bahwa warga binaan Rutan juga warga negara yang mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan informasi tentang penyelenggaraan Pilgub. Maka, sosialisasi dari KPU Blora menjadi penting agar hak politik warga binaan terfasilitasi dan dapat menggunakan hak pilihnya secara benar.
        “Diadakannya sosialisasi ini agar warga ‘pesantren’ (sapaan akrab untuk warga binaan) memahami penyelenggaraan Pilgub yang sedang berjalan. Terutama menyangkut siapa saja pasangan calonnya, apa visi misinya, bagaimana tata cara pemberian suaranya, dan kapan pemungutan suaranya. Dengan demikian, semua yang memenuhi syarat dapat meggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar,” papar Yhoga.
         Yogha meminta agar dalam pelaksanaan pencoblosan nantinya, KPU menyediakan bilik khusus bagi warga binaan. Pengadaan bilik khusus diharapkan untuk menjaga keamanan serta kelancaran saat proses pencoblosan.
        “Tadi kami usulkan agar diadakannya bilik khusus bagi para warga binaan, semoga bisa di acc KPU. Kalau kita harus menjaga warga binaan keluar rutan saat pencoblosan itu sangat beresiko bagi keamanan,” pungkas Yogha.
(MN/El)