Home News Update KPU Ancam Hentikan Tahapan Pilkada, Jika Dana Tak Cair

KPU Ancam Hentikan Tahapan Pilkada, Jika Dana Tak Cair

432

wpid-kpud-polman-minta-anggaran-pilkada-dikucurkan-bertahap-ejcuotjqio.jpg

Solo, 27/4 (BeritaJateng.net) – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk wilayah Solo sudah dimulai, namun dana pilkada sebesar Rp 7,5 miliar pada APBD 2015 hingga saat ini belum kunjung cair.

Ketua KPU Kota Solo Agus Sulistiyo menyatakan, agar tahapan pilkada bisa terlaksana sesuai jadwal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo mencari sumber dana sendiri caranya dengan iuran dengan anggota lain.

“Anggarannya belum cair, jadi kami harus nombok dulu. Seperti agenda workshop ini pakai duit iuran anggota,” jelas  Agus Sulistiyo usai pelaksanaan Workshop Pembentukan Badan Penyelenggara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2015 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Senin (27/4).

Sehingga, tegas Agus, jika dana awal tidak segera cair, pihaknya akan menghentikan proses tahapan pilkada. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes dari KPU dan juga memberi tenggat waktu kepada Pemkot Solo sampai minggu depan agar dana segera dicairkan.

Agus juga menyatakan sudah  berulangkali mengajukan permohonan pencairan anggaran kepada Pemkot, secara  lisan juga  tertulis, namun anggaran tetap saja tidak cair. Jadi jadwal pelaksanaan pilkada juga jadi mundur.

Kami akan memberi tenggat waktu kepada Pemkot Solo sampai minggu depan agar dana segera dicairkan. “Padahal workshop yang digelar KPU ini  sebagai tahapan awal Pilkada. Sebanyak 130 peserta terdiri dari lurah, camat, serta LPMK se-Kota Solo,” pungkasnya. (BJ24)