KPPU Bersama Polri Terus Selidiki Permainan Kartel Bawang Putih

KPPU Bersama Polri Terus Selidiki Permainan Kartel Bawang Putih

Semarang, 9/6 (BeritaJateng.net) – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) bersama Polri terus usut dan menyelidiki adanya permainan kartel yang mempermainkan harga hingga pasokan bawang putih di seluruh wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPPU, R. Kurnia Sya’ranie S.H.,M.H bahwa saat ini pihaknya bersama satgas pangan terus melakukan investigasi terkait melonjaknya harga bawang putih akhir-akhir ini.

“Untuk bawang putih KPPU sudah dalam penyelidikan sekarang ini, jadi ada beberapa indikasi dugaan yang kita lihat, karena harga yang terlalu tinggi, yang hingga mencapai Rp.80.000/kg,” ungkap R. Kurnia Sya’ranie S.H.,M.H selaku Wakil Ketua KPPU.

Dikatakanya, pihaknya menduga adanya realisasi import yang memang sengaja dilakukan oleh pelaku-pelaku importir, supaya pasokan semakin menjadi berkurang, dan dengan gejala ini mengakibatkan harga melambung naik pada bulan April lalu.

KPPU juga menemukan satu dari penelitiannya, bahwa ada sekelompok pelaku usaha yang menguasai ijin hingga 50 persen. Jika mereka sudah menguasai ijin hingga 50 persen, artinya ketergantungan konsumen terhadap pelaku ini cukup tinggi. Mereka dapat mengendalikan pasokan dan harga sesuai kehendaknya, maka para konsumen mau tidak mau harus membelinya. “Karena bawang putih tidak dapat diganti dengan bawang yang lainnya, dan tentunya hal tersebut merupakan perhatian utama KPPU,” ucapnya.

Lanjutnya, KPPU telah diundang oleh Komisi 4 DPR RI yang mempertanyakan satgas pangan terutama untuk komoditi yang sudah ada harga acuan dari pemerintah, dan anggota Komisi IV DPR RI sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh tim satgas pangan dari KPPU bersama Polri, dan dipimpin secara langsung oleh Kapolri.

Untuk Bawang Putih ini KPPU akan terus berkoordinasi oleh Polri, terutama investigator kami baik yang dipusat maupun di daerah akan melakukan join investigasi di dalam mendapatkan data dan informasi secara tepat dan cepat. (AK/EL)

Tulis Komentar Pertama